Berita

Mufid A Elfgeeh/net

Dunia

Galang Bantuan Bagi ISIS, Pria AS Ini Ditahan

RABU, 17 SEPTEMBER 2014 | 15:55 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Seorang pria bernama Mufid A Elfgeeh secara resmi dijerat hukuman oleh pengadilan Amerika Serikat karena berencana untuk membantu kelompok militan ISIS dan mencoba membunuh tentara Amerika Serikat.

BBC pada Rabu (17/9) mengabarkan, pria 30 tahun yang merupakan warga negara naturalisasi dari Yaman ditangkap pada Mei lalu dalam sebuah operasi rahasia.

Menurut dokumen pengadilan, Elfgeeh yang berasal dari Rochester New York itu mencoba membeli dua buah pistol dari seorang informan FBI. Dengan pistol itu ia berencana membunuh Muslim Syiah dan personil militer Amerika yang baru tiba dari Timur Tengah.


"Ketika kasus ini mencuat, agen menggunakan seluruh perangkat investigasi yang kita miliki untuk memecahkan plot ini sebelum individu yang bersangkutan menempatkan rencana mereka dalam tindakan," kata Jaksa Agung Eric Holder dalam sebuah pernyataan.

Dokumen pengadilan juga menunjukkan bahwa Elfgeeh telah diawasi ketat sejak setahun terakhir. Ia diketahui menggalang dana untuk mendukung aksi kelompok militan di Irak dan Suriah itu.

"Sebagai bagian dari rencana untuk membunuh tebtara, Elfgeeh membelu dua pistol dengan peredam suara senjata api serta amunisi dari sumber rahasia," kata jaksa.

FBI berhasil menonaktifkan senjata yang dipesan sebelum informan mereka memberikannya kepada Elfgeeh. [mel]

Populer

Kolaborasi dengan Turki

Minggu, 11 Januari 2026 | 04:59

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Ijazah Asli Kehutanan UGM

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Mahfud MD: Mas Pandji Tenang, Nanti Saya yang Bela!

Rabu, 07 Januari 2026 | 05:55

UPDATE

Lampaui Ekspektasi, Ekonomi Malaysia Tumbuh 4,9 Persen di 2025

Sabtu, 17 Januari 2026 | 14:16

Kuota Pembelian Beras SPHP Naik Jadi 25 Kg Per Orang Mulai Februari 2026

Sabtu, 17 Januari 2026 | 14:02

Analis: Sentimen AI dan Geopolitik Jadi Penggerak Pasar Saham

Sabtu, 17 Januari 2026 | 13:46

Hasto Bersyukur Dapat Amnesti, Ucapkan Terima Kasih ke Megawati-Prabowo

Sabtu, 17 Januari 2026 | 13:26

Bripda Rio, Brimob Polda Aceh yang Disersi Pilih Gabung Tentara Rusia

Sabtu, 17 Januari 2026 | 12:42

Sekolah Rakyat Jalan Menuju Pengentasan Kemiskinan

Sabtu, 17 Januari 2026 | 12:16

Legislator Golkar: Isra Miraj Harus Jadi Momentum Refleksi Moral Politisi

Sabtu, 17 Januari 2026 | 12:14

Skandal DSI Terbongkar, Ribuan Lender Tergiur Imbal Hasil Tinggi dan Label Syariah

Sabtu, 17 Januari 2026 | 11:46

Harga Minyak Menguat Jelang Libur Akhir Pekan AS

Sabtu, 17 Januari 2026 | 11:35

Guru Dikeroyok, Komisi X DPR: Ada Krisis Adab dalam Dunia Pendidikan

Sabtu, 17 Januari 2026 | 11:24

Selengkapnya