Berita

foto:net

Pengelola Situs beranilawanmafia.com Mesti Dilindungi

RABU, 17 SEPTEMBER 2014 | 07:57 WIB | LAPORAN: ALDI GULTOM

. Memasuki hari ke-4 sejak situsnya diluncurkan, pengelola www.beranilawanmafia.com yang mengaku bernama Putri Pertiwi belum membuka identitas jelas.

Yang diketahui publik sejauh ini Putri adalah mahasiswi Indonesia yang kuliah di Singapura. Ada kesan pengelola situs ini merahasiakan identitas asli. Namun bisa dipastikan pengelola situs beranilawanmafia.com beralamat di Singapura dan servernya beralamat di Amerika Serikat.

Terkait hal tersebut, Direktur Eksekutif Indonesia Mining and Energy Studies (IMES), Erwin Usman, menyatakan bahwa diperlukan jaminan keamanan dari presiden terpilih Joko Widodo agar Putri dan rekan-rekannya mau muncul secara terbuka ke depan publik.


"Saya kira Putri akan tampil jika ada jaminan keamanan dari Jokowi. Karena apa yang disampaikannya lewat situs beranilawanmafia.com berpotensi menimbulkan ancaman dan tekanan dari pihak yang dirugikan, yaitu para mafia di lingkup domestik maupun internasional," tuturnya dalam surat elektronik yang diterima redaksi.

Erwin menilai kemunculan situs beranilawanmafia.com merupakan sebuah aksi penting dari masyarakat, menunjukkan bahwa dukungan terhadap langkah pemberantasan mafia di lingkup pemerintahan cukup besar.

Direktur Lingkar Madani untuk Indonesia (Lima), Ray Rangkuti, memberikan masukannya kepada  pengelola situs, bahwa mafia tidak hanya bercokol di sektor migas saja namun juga di sektor lainnya seperti maritim, pertanian dan perikanan, kehutanan, lingkungan hidup.

"Apa yang dilakukan Putri menunjukkan kualitas partisipasinya, di mana dia dan rekan-rekannya tidak hanya sebatas berkomentar di sosmed namun ia berani menghimpun dukungan masyarakat terhadap agenda pemberantasan mafia," ujar Ray.

Pengamat politik ini juga meminta agar pemerintah dan Jokowi khususnya dapat memberikan perlindungan terhadap Putri dan rekan-rekannya, serta pihak-pihak lainnya yang melakukan gerakan nyata untuk melawan para mafia meskipun ia meyakini bahwa ketika meluncurkan situs beranilawanmafia.com, Putri dan kawan-kawan pasti sudah menyadari resiko yang akan dihadapinya.

Hingga dini hari tadi, dari empat nama kandidat Menteri Energi yang dirilis oleh situs beranilawanmafia.com, nama yang ketat bersaing sejauh ini adalah Poltak Sitanggang dan Karen Agustiawan. Poltak menempati posisi tertinggi dengan meraih 568 persetujuan sementara Karen Agustiawan menempati peringkat kedua dengan 499 persetujuan. [rus]

Populer

Mantan Jubir KPK Tessa Mahardhika Lolos Tiga Besar Calon Direktur Penyelidikan KPK

Rabu, 24 Desember 2025 | 07:26

Kejagung Copot Kajari Kabupaten Tangerang Afrillyanna Purba, Diganti Fajar Gurindro

Kamis, 25 Desember 2025 | 21:48

Sarjan Diduga Terima Proyek Ratusan Miliar dari Bupati Bekasi Sebelum Ade Kuswara

Jumat, 26 Desember 2025 | 14:06

Mantan Wamenaker Noel Ebenezer Rayakan Natal Bersama Istri di Rutan KPK

Kamis, 25 Desember 2025 | 15:01

8 Jenderal TNI AD Pensiun Jelang Pergantian Tahun 2026, Ini Daftarnya

Rabu, 24 Desember 2025 | 21:17

Camat Madiun Minta Maaf Usai Bubarkan Bedah Buku ‘Reset Indonesia’

Selasa, 23 Desember 2025 | 04:16

Adik Kakak di Bekasi Ketiban Rezeki OTT KPK

Senin, 22 Desember 2025 | 17:57

UPDATE

BSI Tutup 2025 dengan Syukur dan Spirit Kemanusiaan

Kamis, 01 Januari 2026 | 18:11

KUHP Baru Hambat Penuntasan Pelanggaran HAM Berat

Kamis, 01 Januari 2026 | 18:10

TNI AL Gercep Selamatkan Awak Speedboat Tenggelam di Perairan Karimun

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:58

BNPB Laporkan 1.050 Huntara Selesai Dibangun di Aceh

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:55

Indonesia Menjadi Presiden HAM PBB: Internasionalisme Indonesia 2.O

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:51

Prabowo Ungkap Minat Swasta Manfaatkan Endapan Lumpur Bencana Aceh

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:46

YLBHI: Pasal-pasal di KUHP Baru Ancam Kebebasan Berpendapat

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:39

Satgas Pemulihan Bencana Harus Hadir di Lapangan Bukan Sekadar Ruang Rapat

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:19

Saatnya Indonesia Mengubah Cara Mengelola Bencana

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:11

Purbaya Klaim Ekonomi Membaik, Tak Ada Lagi Demo di Jalan

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:11

Selengkapnya