Berita

barack obama/net

Dunia

Obama: Wabah Ebola Ancaman Potensial Bagi Keamanan Global

Dunia Harus Kerja Cepat
RABU, 17 SEPTEMBER 2014 | 05:59 WIB | LAPORAN: ALDI GULTOM

Presiden Amerika Serikat, Barack Obama, menyebut wabah Ebola di Afrika Barat adalah "ancaman bagi keamanan global". Obama sekaligus mengumumkan peran AS yang akan lebih besar dalam memerangi virus mematikan itu.

"Dunia sedang membutuhkan Amerika Serikat," kata Obama, dalam pernyataan resmi dikutip dari BBC.

Obama memutuskan untuk mengirim 3.000 tentara AS ke wilayah tersebut. Obama pun memerintah pembangunan 17 fasilitas kesehatan, masing-masing dengan 100 tempat tidur dan ruang isolasi, di Liberia.


Sebanyak 3.000 tentara itu tidak akan memberikan perawatan langsung kepada pasien Ebola. Beberapa prajurit hanya akan ditempatkan di sebuah pangkalan di Senegal, sementara yang lain akan memberikan logistik, pelatihan dan dukungan teknik di Liberia.

Kemudian, mengadakan pelatihan bagi  500 petugas kesehatan. Mengirim pasokan bantuan lewat udara ke negara-negara yang terkena dampak lebih cepat. Menyediakan kotak perawatan kesehatan rumah tangga bagi ratusan ribu rumah tangga. US Agency for International Development (USAID) akan membawa sekitar 50.000 kotak perawatan kesehatan ke Liberia pada pekan ini.

Organisasi Kesehatan Dunia menyebut Ebola telah menewaskan 2.461 orang pada tahun ini. Jumlah itu adalah setengah dari seluruh korban yang terinfeksi. Seorang pejabat PBB menyebut wabah itu sebagai krisis kesehatan "yang tak tertandingi di zaman modern".

Dana yang dibutuhkan untuk melawan wabah pun telah meningkat 10 kali lipat dalam satu bulan terakhir. PBB mengatakan butuh US$ 1 miliar untuk melawan wabah.

Ebola adalah penyakit menular yang belum ada obat atau vaksinnya. Wabah ini dimulai di Guinea sebelum menyebar ke negara-negara tetangganya seperti Sierra Leone dan Liberia.

Dia menyerukan negara-negara lain untuk meningkatkan kewaspadaan mereka, karena wabah yang memburuk akan menyebabkan implikasi politik, ekonomi dan keamanan yang mendalam bagi dunia.

"Ada ancaman potensial bagi keamanan global. Dunia tahu bagaimana untuk melawan penyakit ini. Kita tahu jika kita mengambil langkah yang tepat kita dapat menyelamatkan nyawa. Tapi kita harus bekerja cepat," ucap Obama. [ald]

Populer

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

UPDATE

Tanpa Laboratorium Kuat, RI Hanya Jadi Pasar Teknologi Asing

Sabtu, 18 April 2026 | 00:13

Megawati-Dubes Jerman Bahas Geopolitik dan Antisipasi Krisis Global

Sabtu, 18 April 2026 | 00:01

Mahasiswa ITB Goyang Erika

Jumat, 17 April 2026 | 23:39

Kereta Api Bakal Hadir di Tanah Papua

Jumat, 17 April 2026 | 23:21

Industri Kosmetik dan Logistik Wajib Halal Oktober 2026

Jumat, 17 April 2026 | 23:01

Revisi UU Pemilu Rawan jadi Bancakan Parpol

Jumat, 17 April 2026 | 22:36

Pesan Prabowo di Dharma Santi 2026: Jaga Harmoni, Perkuat Persaudaraan

Jumat, 17 April 2026 | 22:14

Menkop: Prabowo Tegaskan Negara Hadir Atur Ekonomi Lewat Kopdes

Jumat, 17 April 2026 | 21:45

Dewas Didesak Gelar Perkara Laporan terhadap Jubir KPK

Jumat, 17 April 2026 | 21:35

YLBHI Diminta Kembali ke Khitah Bela Masyarakat Marginal

Jumat, 17 April 2026 | 21:20

Selengkapnya