Berita

ilustrasi mata-mata/net

Dunia

Beijing Akan Larang Penjualan Perangkat Mata-mata

SELASA, 16 SEPTEMBER 2014 | 15:03 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Beijing akan melarang penjualan perangkat yang dapat digunakan untuk melakukan aksi mata-mata seperti alat untuk menguping atau melakukan fotografi secara diam-diam.

Rencana peraturan yang dibuat oleh pemerintah kota yang menangani industri dan perdagangan serta biro keamanan umum Beijing serta biro keamanan nasional itu akan menyeret siapa saja yang terlibat dalam penjualan dalam tindak pidana.

China Daily pada Selasa (16/9) mengabarkan, penjualan perangkat mata-mata itu dinilai melawan hukum dan mengancam privasi serta kehidupan warga lainnya. Perangkat mata-mata itu sendiri biasa digunakan oleh jasa investigasi yang mengumpulkan informasi dari masyarakat.


Kepolisian Beijing kerap menemukan kasus adanya penggunaan perangkat mata-mata semacam itu digunakan untuk memotret wanita di kamar mandi, toilet, atau ruang ganti secara diam-diam.

Selain melakukan larangan penjualan, warga juga didukung untuk melaporkan penggunaan dan penjualan ilegal perangkat semacam itu kepada polisi setempat. [mel]

Populer

Kolaborasi dengan Turki

Minggu, 11 Januari 2026 | 04:59

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Ijazah Asli Kehutanan UGM

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Mahfud MD: Mas Pandji Tenang, Nanti Saya yang Bela!

Rabu, 07 Januari 2026 | 05:55

UPDATE

Lampaui Ekspektasi, Ekonomi Malaysia Tumbuh 4,9 Persen di 2025

Sabtu, 17 Januari 2026 | 14:16

Kuota Pembelian Beras SPHP Naik Jadi 25 Kg Per Orang Mulai Februari 2026

Sabtu, 17 Januari 2026 | 14:02

Analis: Sentimen AI dan Geopolitik Jadi Penggerak Pasar Saham

Sabtu, 17 Januari 2026 | 13:46

Hasto Bersyukur Dapat Amnesti, Ucapkan Terima Kasih ke Megawati-Prabowo

Sabtu, 17 Januari 2026 | 13:26

Bripda Rio, Brimob Polda Aceh yang Disersi Pilih Gabung Tentara Rusia

Sabtu, 17 Januari 2026 | 12:42

Sekolah Rakyat Jalan Menuju Pengentasan Kemiskinan

Sabtu, 17 Januari 2026 | 12:16

Legislator Golkar: Isra Miraj Harus Jadi Momentum Refleksi Moral Politisi

Sabtu, 17 Januari 2026 | 12:14

Skandal DSI Terbongkar, Ribuan Lender Tergiur Imbal Hasil Tinggi dan Label Syariah

Sabtu, 17 Januari 2026 | 11:46

Harga Minyak Menguat Jelang Libur Akhir Pekan AS

Sabtu, 17 Januari 2026 | 11:35

Guru Dikeroyok, Komisi X DPR: Ada Krisis Adab dalam Dunia Pendidikan

Sabtu, 17 Januari 2026 | 11:24

Selengkapnya