Berita

penanganan pasien ebola/net

Dunia

Bantu Tangani Ebola di Liberia, AS Siapkan Tiga Ribu Pasukan

SELASA, 16 SEPTEMBER 2014 | 13:37 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Menyusul belum redanya penyebaran virus Ebola terutama di kawasan Afrika Barat, Presiden Amerika Serikat Barack Obama mengumumkan rencana untuk mengirimkan tiga ribu pasukannya ke Liberia demi membantu melawan wabah tersebut.

Menurut keterangan Gedung Putih, pengiriman pasukan tersebut adalah untuk menjalankan sejumlah misi, antara lain adalah melatih sekitar 500 pekerja medis di negara itu setiap minggunya, membangun 17 fasilitas kesehatan yang masing-masing dapat menampung sekitar 100 pasien.

Selain itu, dikutip BBC, pasukan-pasukan itu juga akan membentuk komando gabungan yang berbasis di Monrovia Liberia demi melakukan koordinasi antara Amerika Serikat dengan upaya bantuan internasional. Pasukan juga akan dikerahkan untuk mendistribuskan banguan kesehatan ke ribuan rumah warga, serta melakukan kampanye dan melatih masyarakat soal bagaimana menangani pasien yang terjangkit Ebola.


Diketahui, Liberia merupakan salah satu negara yang terkena nampak terburuk akibat penyebaran Ebola di samping Sierra Leone dan  Guinea. Tercatat ada lebih dari 2.400 orang yang tewas akibat Ebola sejak wabah tersebut mencuat sekitar akhir tahun lalu. Lebih dari setengah total korban tersebut tewas di Libya.

Organisasi Kesehatan Dunia, WHO juga telah mempeirngatkan bahwa ribuan kasus terbaru bisa saja terjadi di Liberia mengingat banyaknya kasus yang belum dilaporkan. [mel]

Populer

Kolaborasi dengan Turki

Minggu, 11 Januari 2026 | 04:59

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Ijazah Asli Kehutanan UGM

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Mahfud MD: Mas Pandji Tenang, Nanti Saya yang Bela!

Rabu, 07 Januari 2026 | 05:55

UPDATE

Lampaui Ekspektasi, Ekonomi Malaysia Tumbuh 4,9 Persen di 2025

Sabtu, 17 Januari 2026 | 14:16

Kuota Pembelian Beras SPHP Naik Jadi 25 Kg Per Orang Mulai Februari 2026

Sabtu, 17 Januari 2026 | 14:02

Analis: Sentimen AI dan Geopolitik Jadi Penggerak Pasar Saham

Sabtu, 17 Januari 2026 | 13:46

Hasto Bersyukur Dapat Amnesti, Ucapkan Terima Kasih ke Megawati-Prabowo

Sabtu, 17 Januari 2026 | 13:26

Bripda Rio, Brimob Polda Aceh yang Disersi Pilih Gabung Tentara Rusia

Sabtu, 17 Januari 2026 | 12:42

Sekolah Rakyat Jalan Menuju Pengentasan Kemiskinan

Sabtu, 17 Januari 2026 | 12:16

Legislator Golkar: Isra Miraj Harus Jadi Momentum Refleksi Moral Politisi

Sabtu, 17 Januari 2026 | 12:14

Skandal DSI Terbongkar, Ribuan Lender Tergiur Imbal Hasil Tinggi dan Label Syariah

Sabtu, 17 Januari 2026 | 11:46

Harga Minyak Menguat Jelang Libur Akhir Pekan AS

Sabtu, 17 Januari 2026 | 11:35

Guru Dikeroyok, Komisi X DPR: Ada Krisis Adab dalam Dunia Pendidikan

Sabtu, 17 Januari 2026 | 11:24

Selengkapnya