Berita

ilustrasi/net

Haris Rusly: Gagasan Pilkada Lewat DPRD Tak Ada Hubungan dengan Koalisi Merah Putih!

SELASA, 16 SEPTEMBER 2014 | 07:50 WIB | LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI

. Banyak orang curiga, pihak-pihak yang mendukung RUU Pilkada dan mau mengembalikan pemilihan kepala daerah lewat DPRD merupakan bagian dari kelompok Prabowo-Hatta, yang kecewa atas kemenangan Jokowi-JK dalam Pilpres 2014.

Haris Rusly, Koordinator Petisi 2008, yang bersuara lantang soal Pilkada lewat DPRD ini menepis semua kecurigaan itu. Ia mengatakan, sejak 2007 mendirikan Doekoen Coffee dan pada 2009 bersama sejumlah aktivis dari berbagai Ormas membentuk Petisi 28. Tujuan mendirikan Dokoen Coffee dan Petisi 28 adalah untuk mendorong kembalinya kepada nilai dasar bernegara yangg terkandung dalam Pancasila dan UUD 1945.

Sejak 2009 juga, Haris bersama sejumlah aktivis telah mengingatkan Presiden SBY dengan mengirim surat resmi melalui Sekneg agar mengevaluasi sistem negara era reformasi, yang salah satunya sistem Pilkada langsung untuk tujuan mengefektifkan jalannya kebijakan pemerintahan. Dengan demikian, gagasan menghapus Pilkada langsung sudah sejak lama disampaikan melalu berbagai forum sejak 2007, dan tak ada kaitannya dengan pertarungan antara Koalisi Merah Putih versus Koalisi JW-JK.


"Jika kami bicara kepentingan partisan anti Jokowi, maka kami tak mungkin mendukung Pilkada oleh DPRD. Karena menghapus Pilkada langsung itu bagian dari upaya membantu Jokowi menjalankan pemerintahannya, mengintegrasikan pemerintah pusat dengan pemerintah daerah, untuk tujuan menjalankan kebijakan yg berpihak kepada rakyat," ungkap Haris dalam keterangan beberapa saat lalu (Selasa, 16/9).

Dengan Pilkada langsung itu, lanjut Haris, kepala daerah tak perlu tunduk kepada kebijakan Presiden RI karena baik Presiden maupun kepala daerah sama-sama dipilih dan mendapatkan legitimasi langsung dari rakyat. Akibatnya, terjadi benturan legitimasi dan tubrukan kepentingan antar Presiden dengan kepala daerah. Kebijakan negara berjalan "ngalor ngidul", maju mundur kayak tarian poco poco. Tak ada prioritas dan kesinambungan pembangunan.

"Kami punya kewajiban moral mengingatkan kita tentang tujuan bernegara, yangg sulit diwujudkan jika salah satu rantai masalahnya, yaitu Pilkada langsung tak dipangkas. Namun demikian, semoga DPR dalam paripurnanya mendukung Pilkada langsung, agar Presiden terpilih JW-JK yangg didukung PDIP dam Nasdem yangg katanya Soekarnois, dapat merasakan langsung area "jalur gaza" politik seperti yangg pernah dirasakan oleh SBY," demikian Haris. [ysa]

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

Usai Dilantik, Jumhur Tegaskan Status Hukum Bersih dari Vonis 10 Bulan

Senin, 27 April 2026 | 21:08

UPDATE

Produk Impor Masuk Indonesia Wajib Sehat dan Halal

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:14

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

Jemaah Haji Aceh Bisa Akses Ruang VIP Bandara

Selasa, 05 Mei 2026 | 01:28

Ashari Menghilang, Belum Ditangkap Polisi

Selasa, 05 Mei 2026 | 01:16

Ambulans Angkut Jenazah Hantam Truk, Dua Orang Tewas

Selasa, 05 Mei 2026 | 01:00

BPJPH dan Barantin Perkuat Pengawasan Pakan Impor Berunsur Porcine

Selasa, 05 Mei 2026 | 00:33

Purbaya Siapkan Insentif Mobil dan Motor Listrik

Selasa, 05 Mei 2026 | 00:24

Rumah di Grogol Petamburan Dilalap Api

Selasa, 05 Mei 2026 | 00:01

Penyelundupan 2,1 Kg Ganja dari Papua Nugini Digagalkan

Senin, 04 Mei 2026 | 23:35

Tiga Jam Operasional KRL Rangkasbitung Lumpuh

Senin, 04 Mei 2026 | 23:20

Selengkapnya