ilustrasi/net
ilustrasi/net
"PPP harus menjadi penentu diantara kubu pendukung Jokowi-JK yang banyak didukung rakyat serta media dan kubu Prabowo-Hatta yang terkesan tidak legowo menerima kekalahan di pilpres kemarin. PPP harus cerdik mengelola konflik menjadi benefit politik," kata pengamat komunikasi politik, Ari Junaedi, kepada Rakyat Merdeka Online beberapa saat lalu (Senin, 15/9).
Menurut pengajar Program Pascasarjana di Universitas Indonesia (UI) dan Universitas Diponegoro (Undip) ini, PPP kemarin kurang beruntung bahkan sangat tidak pandai ketika pilihan politiknya di pilpres lebih mengedepankan pragmatisme. Elit-elit PPP seperti Suryadharma Ali mengubur dirinya sendiri dan PPP ke dalam kubangan masalah.
Populer
Sabtu, 25 April 2026 | 15:43
Sabtu, 25 April 2026 | 05:15
Sabtu, 25 April 2026 | 02:37
Minggu, 26 April 2026 | 11:05
Senin, 27 April 2026 | 03:59
Senin, 27 April 2026 | 14:16
Senin, 27 April 2026 | 21:08
UPDATE
Selasa, 05 Mei 2026 | 02:14
Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06
Selasa, 05 Mei 2026 | 01:28
Selasa, 05 Mei 2026 | 01:16
Selasa, 05 Mei 2026 | 01:00
Selasa, 05 Mei 2026 | 00:33
Selasa, 05 Mei 2026 | 00:24
Selasa, 05 Mei 2026 | 00:01
Senin, 04 Mei 2026 | 23:35
Senin, 04 Mei 2026 | 23:20