Berita

Priyo Budi Santoso/net

Politik

Ketum Golkar Mendatang Harus Berenergi Besar

SENIN, 15 SEPTEMBER 2014 | 05:24 WIB | LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI

. Bakal calon Ketua Umum DPP Partai Golkar Priyo Budi Santoso mengatakan dengan usianya yang masih muda, ia memiliki energi besar untuk mengonsolidasikan semua lini partai.

"Dengan usia saya yang menginjak 48 tahun, maka itu adalah puncak usia dan semangat untuk bekerja hebat mengkonsolidasi semua lini partai," kata Priyo saat pendeklarasian pencalonan maju sebagai ketua umum Golkar di Surabaya, Jawa Timur (Minggu, 14/9).

Ketua Umum Musyawarah Kekeluargaan dan Gotong Royang (MKGR) ini menyatakan punya energi untuk datang ke seluruh jenjang mesin partai provinsi, kabupaten dan kota di seluruh Indonesia.


Priyo melihat adanya pergeseran konfigurasi kepemimpinan politik yang semakin mapan dan menguat. Kenyataan ini menggeser model dan pola rekrutmen kepemimpinan nasional yang semakin terbuka dan menghamparkan karpet kepercayaan terhadap pemimpin yang fresh, energik, dan populis. Bukan pemimpin yang lamban, elitis dan kedaluwarsa.

Pola ini, kata dia, semakin terbuka sehingga sangat memungkinkan ke depan munculnya figur pemimpin seperti ini. Pergeseran dan perubahan ini harus diperhatikan oleh Partai Golkar agar langkah mencapai kemenangan pada Pemilu 2019 mudah tercapai.

"Ini kehendak alam yang tidak bisa dibendung," ungkapnya.

Priyo mengingatkan bahwa ketum Golkar mendatang harus memiliki energi besar untuk mengonsolidasikan struktur Golkar di akar rumput. Hal ini karena pengurus partai Golkar pada level paling bawah merupakan ujung tombak dan akar yang menopang kokohnya beringin.

Mereka, sambung Priyo, sangat terikat secara emosional dan teritorial dengan warga masyarakat secara langsung. Penguatan Golkar di tingkat desa semakin relevan setelah disahkannya UU Desa.

"Maka tidak boleh tidak, Partai Golkar ke depan harus memaksimalkan kader-kader dan aktivitas struktur partai di desa-desa," pungkas Wakil Ketua DPR RI ini. [rus]

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

Usai Dilantik, Jumhur Tegaskan Status Hukum Bersih dari Vonis 10 Bulan

Senin, 27 April 2026 | 21:08

UPDATE

Produk Impor Masuk Indonesia Wajib Sehat dan Halal

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:14

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

Jemaah Haji Aceh Bisa Akses Ruang VIP Bandara

Selasa, 05 Mei 2026 | 01:28

Ashari Menghilang, Belum Ditangkap Polisi

Selasa, 05 Mei 2026 | 01:16

Ambulans Angkut Jenazah Hantam Truk, Dua Orang Tewas

Selasa, 05 Mei 2026 | 01:00

BPJPH dan Barantin Perkuat Pengawasan Pakan Impor Berunsur Porcine

Selasa, 05 Mei 2026 | 00:33

Purbaya Siapkan Insentif Mobil dan Motor Listrik

Selasa, 05 Mei 2026 | 00:24

Rumah di Grogol Petamburan Dilalap Api

Selasa, 05 Mei 2026 | 00:01

Penyelundupan 2,1 Kg Ganja dari Papua Nugini Digagalkan

Senin, 04 Mei 2026 | 23:35

Tiga Jam Operasional KRL Rangkasbitung Lumpuh

Senin, 04 Mei 2026 | 23:20

Selengkapnya