Berita

Nusantara

Bima Arya Angkat Yayat Supriatna Jadi Ketua TP4

MINGGU, 14 SEPTEMBER 2014 | 22:51 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Walikota Bogor Bima Arya akirnya mengumumkan pembentukan Tim Percepatan Pelaksanaan Prioritas Pembangunan (TP4). Tim yang dibentuk guna percepatan pembangunan di Kota Bogor ini diisi sembilan orang dan satu Sekretaris Bappeda Kota Bogor.

Bima Arya mengangkat pakar tata kota Yayat Supriatna memimpin TP4.

Begitu antara lain informasi yang diperoleh redaksi dari orang di lingkungan pemerintah kota Bogor. Pembentukan TP4 disampaikan Bima Arya berbarengan dengan pengumuman mutasi sejumlah kepala dinas di satuan kerja perangkat daerah (SKPD) Pemkot Bogor di Balaikota Bogor (Minggu, 14/9).


Sebagai Ketua TP4, Yayat akan dibantu dua planolog yakni Zulfikar dan Maria Dian Nuraini. Yayat juga akan dibantu enam orang PNS dalam tim tersebut. PNS yang masuk tim adalah PNS eselon dua yang juga menjabat kepala dinas, badan, dan kantor.

TP4 yang dibentuk Bima Arya bertujuan untuk mendorong percepatan pembangunan sesuai dengan priorotas yang tertuang dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD). Tim ini disebut-sebut mirip dengan Unit Kerja Presiden Bidang Pengawasan dan Pengendalian Pembangunan (UKP-PPP) yang dibentuk Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dan tim di tingkat pemerintah provinsi.

Banyaknya persoalan yang tidak kunjung rampung karena kurangnya koordinasi antara SKPD dengan walikota menjadi alasan Bima Arya membentuk tim ini. Bima Arya menyebut tim sebagai soulmate untuk akselerasi percepatan program di Kota Bogor. [dem]

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Profil Achmad Syahri Assidiqi: Legislator Gerindra 'Gamer' Anak Eks DPR RI

Selasa, 12 Mei 2026 | 20:12

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

PSI Ketar-ketir Lawan Jusuf Kalla

Jumat, 08 Mei 2026 | 06:47

UPDATE

Legislator Gerindra Dipanggil Majelis Kehormatan Usai Viral Main Game saat Rapat

Jumat, 15 Mei 2026 | 12:19

Emas Antam Ambruk, Satu Gram Dibanderol Rp2,81 Juta

Jumat, 15 Mei 2026 | 12:10

Di Forum BRICS, Sugiono Kenang Empat TNI Gugur dalam Misi Perdamaian Lebanon

Jumat, 15 Mei 2026 | 12:02

Pengamat: Kombinasi Sentimen Global Bikin Rupiah Tersungkur

Jumat, 15 Mei 2026 | 11:29

Jakarta Masih Ibu Kota Kabar Baik untuk Masa Depan Indonesia

Jumat, 15 Mei 2026 | 11:23

ARUKKI Surati Ketua KPK, Minta Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Diperiksa

Jumat, 15 Mei 2026 | 11:16

Jemaah Haji Lansia dan Sakit Tetap Raih Pahala Meski Beribadah di Hotel

Jumat, 15 Mei 2026 | 11:09

Resmi Masuk RI! Ini Spesifikasi dan Harga MacBook Neo, Laptop Termurah Apple

Jumat, 15 Mei 2026 | 11:03

PKB Gagas Reformasi Perlindungan Santri Lewat Temu Nasional Ponpes

Jumat, 15 Mei 2026 | 11:01

Di Balik Pelemahan Rupiah, Ada Tekanan Besar pada Ekonomi Domestik

Jumat, 15 Mei 2026 | 10:51

Selengkapnya