Berita

sutopo purwo nugroho/net

Masyarakat Diimbau Taati Peringatan Dini Dampak Siklon Tropis Kalmaegi

MINGGU, 14 SEPTEMBER 2014 | 21:29 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) sudah mengeluarkan peringatan dini dampak siklon tropis Kalmaegi terhadap cuaca di Indonesia. Dampak dari siklon tropis Kalmaegi antara lain munculnya gelombang laut setinggi 3 hingga 4 meter di sejumlah titik di perairan Indonesia.

"Masyarakat diimbau untuk mentaati peringatan dini ini. Terlebih bagi masyarakat yang melakukan aktivitasnya di laut agar selalu meningkatkan kewaspadaan," ujar Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB, Sutopo Purwo Nugroho dalam keterangannya sesaat lalu (Minggu, 14/9).

Meneruskan laporan dari BMK, Sutopo menjelaskan gelombang dengan tinggi 3 hingga 4 meter akibat siklon Kalmaegi berpeluang terjadi di Laut Andaman, perairan utara Aceh, Selat Malaka bagian utara, perairan Kepulauan Mentawai, perairan Bengkulu, perairan barat Lampung.


Kemudian di perairan selatan Banten, Selat Karimata bagian selatan, Laut Cina Selatan timur Vietnam, Laut Jawa selatan Kalimantan, Selat Makassar bagian selatan, perairan Kalimantan Selatan, perairan Kepulauan Aru, perairan kepulauan Tanimbar, Laut Banda barat Kepulauan Kai, perairan Pulau Yos Sudarso, dan Laut Arafuru. Sedangkan, gelombang dengan tinggi lebih dari 4 meter berpeluang terjadi di Samudera Pasifik Timur Philipina, akibat siklon Kalmaegi.

Selain gelombang tinggi, dampak siklon tropis Kalmaegi untuk wilayah Indonesia berpotensi terjadinya hujan ringan dan sedang di Sumatera bagian tengah, Kalimantan Barat bagian Utara dan Kalimantan Utara.

Diterangkan Sutopo, BMKG sudah menyampaikan peringatan dini akibat dampak siklon Kalmaegi ke Posko BNPB untuk disebarluaskan. Saat ini siklon Kalmaegi di sekitar Filipina.

Siklon Kalmaegi mengarah ke barat barat laut, dengan kecepatan 30 km/jam atau  17 knots, dan kekuatan 120 km/jam atau 65 knots.

Diperkirakan besok sekitar pukul 07.00 WIB, posisi siklon Kalmaegi di Laut Cina Selatan sebelah Barat laut Pulau Luzon Philipina, tepatnya di sekitar 18.6 lintang utara dan 119.7 bujur timur, atau sekitar 1810 km sebelah utara barat laut Tahuna. 

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Langsung Terbang ke Jakarta, Maukah Chatib Basri Ganti Purbaya?

Jumat, 05 Juni 2026 | 06:58

Ironis! Terima Penghargaan Negara tapi Terjerat Korupsi

Jumat, 05 Juni 2026 | 01:00

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

UPDATE

KPU akan Berulang Tahun ke-73 di November Tahun Ini

Minggu, 14 Juni 2026 | 12:22

Nasib Atlet Setelah Lampu Stadion Padam

Minggu, 14 Juni 2026 | 11:33

Trump: Perjanjian Damai dengan Iran akan Diteken Hari Ini

Minggu, 14 Juni 2026 | 11:33

Pemuda 24 Tahun Jadi Tersangka Usai Bawa Botol Diduga Bom Molotov ke Aksi DPR

Minggu, 14 Juni 2026 | 11:25

Ekonom Ungkap Akar Munculnya Narasi "Sell Indonesia"

Minggu, 14 Juni 2026 | 10:41

KPK Bongkar Korupsi "Sempurna" di Muara Enim

Minggu, 14 Juni 2026 | 10:39

Panggung Atraksi Wushu di Sekolah Rakyat Manado Pukau Mensos

Minggu, 14 Juni 2026 | 10:01

Daya Beli Masyarakat Terancam Jika BBM Subsidi Ikut Naik

Minggu, 14 Juni 2026 | 09:51

KPK Amankan Dokumen saat Geledah Kantor Hingga Rumah Dinas Bupati Muara Enim

Minggu, 14 Juni 2026 | 09:44

Menhan Jepang Persembahkan Model Kapal Perang "Makasa" ke Prabowo di Kertanegara

Minggu, 14 Juni 2026 | 09:31

Selengkapnya