Berita

foto:net

Dunia

ASEAN dan Tiongkok Jalin Kerjasama Lawan Terorisme

MINGGU, 14 SEPTEMBER 2014 | 16:28 WIB | LAPORAN: SHOFFA A FAJRIYAH

Pihak kepolisian Tiongkok dan negara-negara anggota ASEAN sedang bekerja sama untuk memerangi terorisme dan kejahatan transnasional.

Hal ini disampaikan oleh Wakil Menteri Keamanan Publik Tiongkok, Li Wei, dalam forum keamanan di sela-sela Expo Tiongkok-ASEAN ke-11, yang digelar di kota Nanning, ibukota Guangxi Zhuang pada Sabtu (13/9).

"Memerangi terorisme adalah salah satu topik utama forum ini," kata Wei, sebagaimana dikutip Xinhua.


Dia juga menekankan bahwa topik ini sangat penting bagi otoritas polisi di Tiongkok dan ASEAN untuk bekerja sama untuk menjaga keamanan regional.

Sementara Prof. Zhu Lin dari Lembaga Kepolisian Bersenjata Tiongkok mengatakan bahwa kerjasama ini penting, terlebih kini teroris tidak hanya menargetkan polisi dan pemerintah saja.

"Banyak serangan dalam beberapa tahun terakhir telah menargetkan orang-orang biasa, termasuk wisatawan asing," ujar Prof. Zhu Lin.

Penggunaan luas dari teknologi informasi, lanjut Zhu, juga telah membuat mudah bagi teroris dan penjahat transnasional lainnya untuk membajak informasi tanpa mengungkapkan identitas mereka sendiri.

"Karena itu penting bagi kita untuk mengatur mekanisme kerjasama jangka panjang. Dengan berbagi informasi dan meningkatkan pertukaran informasi, maka akan memungkinkan polisi untuk menghentikan terorisme dan kejahatan lainnya," kata Zhu.

Menurut Global Terrorisme Database, serangan teroris yang menargetkan wilayah Tiongkok dan ASEAN telah meningkat dari 146 kasus pada tahun 2003 menjadi 575 pada tahun 2012. [ian]

Populer

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

Oknum Brimob Jadi Tersangka, KPK Pastikan Sanksi Pidana hingga Etik Menanti

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:44

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

Terkejut Mantan Ajudan Jadi Tersangka KPK, Alexander Marwata Kenang Kinerja Dias

Kamis, 30 Juli 2026 | 11:52

Kerumunan Massa saat Jokowi ke NTT Direkayasa

Senin, 03 Agustus 2026 | 13:39

Kasus OTT Pemalang: Anggota Polri yang Bertugas di KPK Jadi Tersangka

Kamis, 30 Juli 2026 | 10:29

Wewenang Ditjen Bea Cukai Sudah Melampaui Namanya

Minggu, 02 Agustus 2026 | 02:12

UPDATE

Perbedaan Perlakuan Tersangka Jadi Ujian Kesetaraan Hukum

Minggu, 09 Agustus 2026 | 08:23

KDKMP Kembalikan Kendali Ekonomi ke Warga Desa

Minggu, 09 Agustus 2026 | 08:19

Jangan Terjebak Angka, Pertumbuhan Ekonomi Harus Berdampak ke Masyarakat

Minggu, 09 Agustus 2026 | 07:24

Gus Salam: Caketum PBNU Harus Bersaing Secara Sehat

Minggu, 09 Agustus 2026 | 07:21

Kuasa Hukum Yaqut Tegaskan Kebijakan Kuota Haji Harus Dinilai Utuh

Minggu, 09 Agustus 2026 | 07:14

Konsolidasi Rakyat untuk Pemerintahan Bersih

Minggu, 09 Agustus 2026 | 06:48

Petani Diminta Jangan Tertipu Konten Pupuk Viral di Medsos

Minggu, 09 Agustus 2026 | 06:23

Menteri Luar Negeri Layak Diganti karena Dicap Tidak Profesional

Minggu, 09 Agustus 2026 | 05:54

InfraNexia jadi Pilar Utama Bisnis Telkom untuk Wholesale Connectivity

Minggu, 09 Agustus 2026 | 05:27

BGN Libatkan Peran Guru Perkuat Pengawasan MBG

Minggu, 09 Agustus 2026 | 04:48

Selengkapnya