Berita

presiden sby/net

Politik

SBY, Lupakan Saja Mimpi Jadi Sekjen PBB

MINGGU, 14 SEPTEMBER 2014 | 15:40 WIB | LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI

Presiden SBY diminta tak boleh menutup mata atas carut marut Pemilihan Legislatif 2014 lalu, termasuk adanyna daftar pemilih tetap (DPT) ganda hingga belasan juta pemilih di semua tingkatan parlemen daerah.

"Yang lucunya kemudian dipercayakan untuk memilih kepala daerah secara elitis," terang Direktuf Eksekutif Pusat Kajian Trisakti, Fahmi Habsyi dalam keterangan tertulisnya kepada Rakyat Merdeka Online, Minggu (14/9).

Jika SBY tak bersikap atas berbagai persoalan yang muncul itu dan membiarkan haluan demokrasi mundur ke zaman lalu, menurut Fahmi, sebaiknya SBY melupakan mimpi menjadi Sekjen Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB). Karena pastinya, dunia internasional pun akan meminta pendapat rakyat Indonesia kelayakan mantan presidennya memimpin PBB.


" Kita berharap SBY dapat menjadi Sekjen PBB karena itu jangan kegagalan besannya menjadi wapres (Hatta Rajasa) membuat pak SBY ikut-ikutan pundung dan kehilangan kemaqomannya di mata internasional," kata Fahmi seraya mengutip pernyataan mantan presiden Amerika Serikat, Franklin.D.Roosevelt agar menjadi bahan renungan SBY

"Let us never forget that government is ourselves and not an alien power over us. The ultimate rulers of our democracy are not a President and senators and congressmen and government officials, but the voters of this country," kutipnya.[wid]

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

Usai Dilantik, Jumhur Tegaskan Status Hukum Bersih dari Vonis 10 Bulan

Senin, 27 April 2026 | 21:08

UPDATE

AS dan Iran Kembali Saling Serang

Selasa, 05 Mei 2026 | 12:02

Rupiah Melemah Tajam ke Rp17.400, BI Soroti Tekanan Global

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:40

Ekonomi RI Tumbuh 5,61 Persen di Kuartal I-2026, Tertinggi Sejak Pandemi Covid-19

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:32

Harga Minyak Melonjak Meski OPEC+ Berencana Tambah Produksi

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:22

Polri Larang Anggota Live Streaming Saat Berdinas

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:18

Kenaikan HET MinyaKita Picu Harga Lewati Batas Wajar

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:09

Prabowo Minta Kampus Bantu Pemda Atasi Masalah Sampah hingga Tata Kota

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:09

Penyelidikan Korupsi Lahan Whoosh Mandek, KPK Akui Beban Perkara Menumpuk

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:08

Aktivis HAM Tak Perlu Disertifikasi

Selasa, 05 Mei 2026 | 10:40

Dubes Perempuan RI Baru Sekitar 10 Persen, Jauh dari Target 30 Persen

Selasa, 05 Mei 2026 | 10:40

Selengkapnya