Berita

Politik

Beathor: Pilkada di DPRD Membunuh Sistem Presidensial

MINGGU, 14 SEPTEMBER 2014 | 12:37 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Republik Indonesia menganut sitem presidensil dan pemilu langsung adalah wujud dari kedaulatan rakyat dalam hal memilih para pemimpin atau pemerintahnya.

Bila wakil rakyat yang memilihkan pemimpin pemerintahan di daerah, itu berarti mengubah sistem presidensial menjadi sistem parlementer.

Demikian disampaikan politisi PDI Perjuangan Bambang Beathor Surjadi kepada redaksi.


“Daulat parlementer itu membunuh partisipasi rakyat dalam kehidupan negara, dengan memindahkan demokrasi dari desa ke gedung mewah DPRD,” ujar dia.

Beathor juga mengatakan, pilkada di DPR adalah mekanisme elitis, seperti sistem noken di Papua.

“Partai-partai baru yang dilahirkan reformasi ingin mengkhianati rakyat dengan melawan rakyat dan merebut merebut hak rakyat dalam konteks membangun kedaulatan,” demikian Beathor.

Masih kata Beathor, parlemen mengemban amanah rakyat untuk membuat UU, mengawasi pelaksanaan UU dan menyusun anggaran. Ketiga hal yang diamanahkan rakyat itu belum berjalan dengan semestinya. Apalagi kalau kemudian parlemen diberi hak baru memilihkan pemimpin untuk rakyat. [dem]

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Langsung Terbang ke Jakarta, Maukah Chatib Basri Ganti Purbaya?

Jumat, 05 Juni 2026 | 06:58

Ironis! Terima Penghargaan Negara tapi Terjerat Korupsi

Jumat, 05 Juni 2026 | 01:00

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

UPDATE

KPU akan Berulang Tahun ke-73 di November Tahun Ini

Minggu, 14 Juni 2026 | 12:22

Nasib Atlet Setelah Lampu Stadion Padam

Minggu, 14 Juni 2026 | 11:33

Trump: Perjanjian Damai dengan Iran akan Diteken Hari Ini

Minggu, 14 Juni 2026 | 11:33

Pemuda 24 Tahun Jadi Tersangka Usai Bawa Botol Diduga Bom Molotov ke Aksi DPR

Minggu, 14 Juni 2026 | 11:25

Ekonom Ungkap Akar Munculnya Narasi "Sell Indonesia"

Minggu, 14 Juni 2026 | 10:41

KPK Bongkar Korupsi "Sempurna" di Muara Enim

Minggu, 14 Juni 2026 | 10:39

Panggung Atraksi Wushu di Sekolah Rakyat Manado Pukau Mensos

Minggu, 14 Juni 2026 | 10:01

Daya Beli Masyarakat Terancam Jika BBM Subsidi Ikut Naik

Minggu, 14 Juni 2026 | 09:51

KPK Amankan Dokumen saat Geledah Kantor Hingga Rumah Dinas Bupati Muara Enim

Minggu, 14 Juni 2026 | 09:44

Menhan Jepang Persembahkan Model Kapal Perang "Makasa" ke Prabowo di Kertanegara

Minggu, 14 Juni 2026 | 09:31

Selengkapnya