Berita

ilustrasi bendera palestina/net

Dunia

AS Tolak Rencana Palestina Bangun Negara Merdeka?

SABTU, 13 SEPTEMBER 2014 | 15:15 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Amerika Serikat menolak rencana politik Presiden Palestina Mahmoud Abaas untuk membangun negara Palestina di tanah yang telah diduduki Israel.

Menurut seorang pejabat senior Palestina kepada Xinhua pada Jumat (12/9). Washington telah secara resmi menyampaikan penolakannya atas rencana politik itu.

Perlu diketahui, delegasi tinggi Palestina yang dikepalai oleh negosiator Saeb Erekat menyerahkan rencana perdamaian Palestina kepada Menteri Luar Negeri Amerika Serikat John Kerry dua minggu lalu.


"Wahington secara resmi meberitahu Palestina bahwa pihaknya menolak rencana unilateral Palestina dan memperingatkan adanya konsekuensi yang akan timbul atas rencana itu," jelasnya.

Dalam rencana itu, Palestina menyerukan untuk mengakhiri okupasi Israel di wilayah Palestina yang telah dilakukan sejak tahun 1967 lalu untuk kemudian mendirikan negara Palestina yang merdeka dengan Jerusalem Timur sebagai ibukotanya.

Sebelum mengajukan rencana itu kepada Amerika Serikat, seorang anggota komite eksekutif di Organisasi Pembebasan Palestina Ahmed Majdalani menyebut, jika Amerika Serikat menolak rencana itu, maka Palestina akan pergi ke Dewan Keamanan PBB untuk mengajukan rencana serupa.

"Bila permintaan kami kepada Dewan Keamanan untuk mengakhiri pendudukan Israel ditolak, Palestina akan mengajak masyarakat internasional dan bergabung dengan semua lembaga-lembaga internasional," sebutnya. [mel]

Populer

Kolaborasi dengan Turki

Minggu, 11 Januari 2026 | 04:59

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Ijazah Asli Kehutanan UGM

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Mahfud MD: Mas Pandji Tenang, Nanti Saya yang Bela!

Rabu, 07 Januari 2026 | 05:55

UPDATE

Lampaui Ekspektasi, Ekonomi Malaysia Tumbuh 4,9 Persen di 2025

Sabtu, 17 Januari 2026 | 14:16

Kuota Pembelian Beras SPHP Naik Jadi 25 Kg Per Orang Mulai Februari 2026

Sabtu, 17 Januari 2026 | 14:02

Analis: Sentimen AI dan Geopolitik Jadi Penggerak Pasar Saham

Sabtu, 17 Januari 2026 | 13:46

Hasto Bersyukur Dapat Amnesti, Ucapkan Terima Kasih ke Megawati-Prabowo

Sabtu, 17 Januari 2026 | 13:26

Bripda Rio, Brimob Polda Aceh yang Disersi Pilih Gabung Tentara Rusia

Sabtu, 17 Januari 2026 | 12:42

Sekolah Rakyat Jalan Menuju Pengentasan Kemiskinan

Sabtu, 17 Januari 2026 | 12:16

Legislator Golkar: Isra Miraj Harus Jadi Momentum Refleksi Moral Politisi

Sabtu, 17 Januari 2026 | 12:14

Skandal DSI Terbongkar, Ribuan Lender Tergiur Imbal Hasil Tinggi dan Label Syariah

Sabtu, 17 Januari 2026 | 11:46

Harga Minyak Menguat Jelang Libur Akhir Pekan AS

Sabtu, 17 Januari 2026 | 11:35

Guru Dikeroyok, Komisi X DPR: Ada Krisis Adab dalam Dunia Pendidikan

Sabtu, 17 Januari 2026 | 11:24

Selengkapnya