Berita

barack obama/net

Dunia

Survei: Mayoritas Warga AS Dukung Serangan Udara Lawan ISIS

SABTU, 13 SEPTEMBER 2014 | 09:09 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Sebagian besar warga Amerika Serikat mendukung kampanye serangan udara yang dilancarkan Presiden Barack Obama untuk memberantas kelomok militan ISIS yang tengah bergerilya di wilayah Irak dan Suriah. Namun sayangnya, mereka tidak memiliki keinginan untuk mendukung kampanye itu dalam jangka panjang.

Begitu hasil jajak pendapat secara online yang digelar oleh Reuters bersama dengan perusahaan penelitian Ipsos (Jumat, 12/9).

Sebanyak 64 persen dari responden menyebut, mereka mendukung kampanye memberantas ISIS tersebut. Sedangkan 21 persen di antaranya menolak, dan sisanya menyatakan tidak tahu.


Hasil jajak pendapat itu agaknya menjadi kabar baik bagi Obama yang tengah membangun dukungan dan kepercayaan dari dalam negerinya untuk melancarkan serangan pada ISIS itu sambil terus memperkuat koalisi ada negara-negara sekutu yang juga mengambil peran dalam meredam aksi brutal ISIS.

Seorang peneliti Ipsos, Julia Clark menyebut, pasca Perang darat di Irak dan Afghanistan beberapa tahun lalu, warga negara Amerika nampak cenderung lebih tertarik dengan serangan udara daripada serangan darat. Pasalnya, serangan udara memberikan resiko yang lebih rendah dan dapat menghindari jatuhnya banyak korban jiwa dari kalangan personil Amerika Serikat.

"Orang-orang melihat serangan udara sebagai pembendahan. Mereka berpikir dapat masuk dan melakukan sesuatu yang memberikan dampak negatif dan mempengaruhi bagi kelompok mengerikan ini (ISIS) dengan hanya menempatkan resiko yang sangat rendah bagi nyawa personil Amerika Serikat," jelasnya.

Namun ia menggarisbawahi, ketika para responden ditanya soal dukungannya bagi kampanye serangan udara itu bahkan bila harus berlangsung selama dua hingga tiga tahun, proporsi dukungan menurun menjadi 53 persen.

"Sama sekali tidak ada keinginan untuk terlibat dalam ranah ini dalam jangka waktu yang lama," sambungnya.

Jajak pendapat tersebut digelar setelah Obama menyampaikan pidatonya untuk meningkatkan serangan udara ke wilayah Irak demi meredam aksi ISIS pada Rabu malam lalu.

Bukan hanya itu, hasil survei juga menemukan bahwa seperempat responden mendukung bila Amerika Serikat mendanai dan mendukung intervensi multinasional demi melawan ISIS.

Survei itu sendiri melibatkan 988 responden selama tanggal 10 hingga 12 September dengan mengajukan pertanyaan soal apakah mereka mendukung serangan udara. [mel]

Populer

Kolaborasi dengan Turki

Minggu, 11 Januari 2026 | 04:59

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Ijazah Asli Kehutanan UGM

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Mahfud MD: Mas Pandji Tenang, Nanti Saya yang Bela!

Rabu, 07 Januari 2026 | 05:55

UPDATE

Lampaui Ekspektasi, Ekonomi Malaysia Tumbuh 4,9 Persen di 2025

Sabtu, 17 Januari 2026 | 14:16

Kuota Pembelian Beras SPHP Naik Jadi 25 Kg Per Orang Mulai Februari 2026

Sabtu, 17 Januari 2026 | 14:02

Analis: Sentimen AI dan Geopolitik Jadi Penggerak Pasar Saham

Sabtu, 17 Januari 2026 | 13:46

Hasto Bersyukur Dapat Amnesti, Ucapkan Terima Kasih ke Megawati-Prabowo

Sabtu, 17 Januari 2026 | 13:26

Bripda Rio, Brimob Polda Aceh yang Disersi Pilih Gabung Tentara Rusia

Sabtu, 17 Januari 2026 | 12:42

Sekolah Rakyat Jalan Menuju Pengentasan Kemiskinan

Sabtu, 17 Januari 2026 | 12:16

Legislator Golkar: Isra Miraj Harus Jadi Momentum Refleksi Moral Politisi

Sabtu, 17 Januari 2026 | 12:14

Skandal DSI Terbongkar, Ribuan Lender Tergiur Imbal Hasil Tinggi dan Label Syariah

Sabtu, 17 Januari 2026 | 11:46

Harga Minyak Menguat Jelang Libur Akhir Pekan AS

Sabtu, 17 Januari 2026 | 11:35

Guru Dikeroyok, Komisi X DPR: Ada Krisis Adab dalam Dunia Pendidikan

Sabtu, 17 Januari 2026 | 11:24

Selengkapnya