Berita

jokowi/net

Alumni UGM Ajak Jokowi Bahas Persoalan Bangsa yang Kompleks

JUMAT, 12 SEPTEMBER 2014 | 14:10 WIB | LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI

. Keluarga Alumni Universitas Gajah Mada (Kagama) DKI Jakarta menyadari beragam persoalan bangsa saat ini begitu kompleks, termasuk soal kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM).

Di saat yang sama, Jokowi, yang merupakan alumni UGM, harus mewujudkan janji-janji kampanye, dan di masa mendatang pemerintahan Jokowi juga harus dapat mengatasi masalah  kemiskinan, pengangguran, keterbatasan infrastruktur, tekanan terhadap neraca pembayaran, isu perubahan iklim.

Karena itulah, Kagama DKI Jakarta akan mengundang Jokowi dalam acara Syawalan dan Temu Kangen di Rafflesia Grand Ballroom, Balai Kartini, Jalan Gatot Subroto, Jakarta, hari ini (Jumat, 12/9). Temu kangen ini bertemakan Guyub Rukun Membangun Bangsa.


Menurut Ketua Umum Kagama DKI, Budi Karya Sumadi, Jokowi  dijadwalkan akan menerima rekomendasi sumbangsih pemikiran dari hasil Rumusan Diskusi Panel Kagama DKI. Selanjutnya dalam  wujud  kepedulian, Jokoai akan menyampaikan pidato wawasan  mengenai Trisakti yang merupakan andalannya.

"Temu Kangen sebenarnya  acara  silaturahmi rutin tahunan yang  biasa kami gelar di siang hari di akhir pekan,  namun kali ini berbeda karena pada siang harinya sebagai rangkaian acara Focus Group Discussion (FGD)," kata Ketua Panitia Penyelengara, Eko Budiwiyono, beberapa saat lalu (Jumat, 12/9).

"Reputasi Jokowi saat menjadi Walikota  Solo dan Gubernur  DKI  Jakarta  yang sering turun ke bawah untuk mendengar kan dan menyelesaikan persoalan  yang cukup rumit meneguhkan komitmen kuat Jokowi JK  atas pembaharuan  Indonesia  ke depan," sambung Ketua Tim Pengarah FGD, Haryadi Himawan.

Dia juga menambahkan  bahwa hal itu tentu dilandasi dengan peneguhan ideologi nasionalisme kebangsaan. Komitmen tersebut ditawarkan dalam visi Terwujudnya Indonesia yang Berdaulat, Mandiri dan Berkepribadian Berlandaskan Gotong Royong. [ysa]

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

Usai Dilantik, Jumhur Tegaskan Status Hukum Bersih dari Vonis 10 Bulan

Senin, 27 April 2026 | 21:08

UPDATE

Produk Impor Masuk Indonesia Wajib Sehat dan Halal

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:14

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

Jemaah Haji Aceh Bisa Akses Ruang VIP Bandara

Selasa, 05 Mei 2026 | 01:28

Ashari Menghilang, Belum Ditangkap Polisi

Selasa, 05 Mei 2026 | 01:16

Ambulans Angkut Jenazah Hantam Truk, Dua Orang Tewas

Selasa, 05 Mei 2026 | 01:00

BPJPH dan Barantin Perkuat Pengawasan Pakan Impor Berunsur Porcine

Selasa, 05 Mei 2026 | 00:33

Purbaya Siapkan Insentif Mobil dan Motor Listrik

Selasa, 05 Mei 2026 | 00:24

Rumah di Grogol Petamburan Dilalap Api

Selasa, 05 Mei 2026 | 00:01

Penyelundupan 2,1 Kg Ganja dari Papua Nugini Digagalkan

Senin, 04 Mei 2026 | 23:35

Tiga Jam Operasional KRL Rangkasbitung Lumpuh

Senin, 04 Mei 2026 | 23:20

Selengkapnya