Berita

ilustrasi bandara/net

Dunia

Warga Negaranya diculik, Tiongkok Keluarkan Peringatan Perjalanan ke Filipina

JUMAT, 12 SEPTEMBER 2014 | 14:05 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Tiongkok mengeluarkan peringatan kepada warga negaranya untuk tidak melakukan perjalanan ke Filipina setelah ada kasus penculikan seorang remaja Tiongkok.

Kementerian Luar Negeri Tiongkok juga mengaku khawatir karena adanya konfirmasi dari kepolisian Filipina soal rencana penyerangan kedutaan besar serta perusahaan Tiongkok di Filipina oleh kelompok kriminal.

"Mengingat bahwa situasi keamanan di Filipina memburuk, layanan konsuler dari kementerian luar negeri meminta warga negara Tiongkok untuk tidak bepergian ke Filipina untuk saat ini," kata pernyataan dari Kementerian Luar Negeri Tiongkok pada Jumat (12/9).


Diketahui pada Kamis malam, seorang remaja Tiongkok berusia 18 tahun bernama Li Peizhi yang bekerja di sebuah toko tiba-tiba diculik oleh sekelompok pria  bersenjata tak dikenal di provinsi Zamboanga Sibugay, Kabasalan Filipina.

Pria bersenjata itu juga merampas uang sebesar 20 ribu peso dari mesin uang toko tersebut.

Juru bicara kepolisian setempat menyebut, petugas mengejar dan menemukan kendaraan yang digunakan oleh para penculik terbakar di desa yang terletak dua kilometer dari lokasi penculikan.

Walikota George Cainglet menduga, kelompok militan Abu Sayyaf yang juga menculik warga negara Australia Warren Richard Rodwell tahun 2011 lalu kemungkinan terlibat. Namun hingga saat ini belum ada permintaan uang tebusan.

Dikeluarkannya peringatan itu, dikabarkan Associated Press, semakin memperburuk hubungan kedua negara menyusul sengketa klaim di wilayah Laut China Selatan. [mel]

Populer

Kolaborasi dengan Turki

Minggu, 11 Januari 2026 | 04:59

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Ijazah Asli Kehutanan UGM

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Mahfud MD: Mas Pandji Tenang, Nanti Saya yang Bela!

Rabu, 07 Januari 2026 | 05:55

UPDATE

Lampaui Ekspektasi, Ekonomi Malaysia Tumbuh 4,9 Persen di 2025

Sabtu, 17 Januari 2026 | 14:16

Kuota Pembelian Beras SPHP Naik Jadi 25 Kg Per Orang Mulai Februari 2026

Sabtu, 17 Januari 2026 | 14:02

Analis: Sentimen AI dan Geopolitik Jadi Penggerak Pasar Saham

Sabtu, 17 Januari 2026 | 13:46

Hasto Bersyukur Dapat Amnesti, Ucapkan Terima Kasih ke Megawati-Prabowo

Sabtu, 17 Januari 2026 | 13:26

Bripda Rio, Brimob Polda Aceh yang Disersi Pilih Gabung Tentara Rusia

Sabtu, 17 Januari 2026 | 12:42

Sekolah Rakyat Jalan Menuju Pengentasan Kemiskinan

Sabtu, 17 Januari 2026 | 12:16

Legislator Golkar: Isra Miraj Harus Jadi Momentum Refleksi Moral Politisi

Sabtu, 17 Januari 2026 | 12:14

Skandal DSI Terbongkar, Ribuan Lender Tergiur Imbal Hasil Tinggi dan Label Syariah

Sabtu, 17 Januari 2026 | 11:46

Harga Minyak Menguat Jelang Libur Akhir Pekan AS

Sabtu, 17 Januari 2026 | 11:35

Guru Dikeroyok, Komisi X DPR: Ada Krisis Adab dalam Dunia Pendidikan

Sabtu, 17 Januari 2026 | 11:24

Selengkapnya