Berita

vu duc dam/net

Wakil PM Vietnam Bertekad Tingkatkan Hubungan dengan Indonesia

JUMAT, 12 SEPTEMBER 2014 | 08:43 WIB | LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI

. Pertanian Vietnam semakin menunjukkan kemajuan yang luar biasa. Hal ini juga disertai dengan pertumbuhan ekonomi Vietnam yang mencapai 5,8 persen.

Demikian disampaikan Wakil Perdana Menteri Wakil Perdana Menteri Vietnam, Vu Duc Dam, saat menerima kunjungan rombongan delegasi Confederasi Asean Journalist Se-Asean di Istana Kenegaraan Vietnam (Kamis, 11/9).

Delegasi CAJ berada di Vietnam dalam rangka mengikuti BOD Director CAJ Meeting di Hotel Movenpick Hanoi, selama 5 hari dari 11-14 September.


Dalam pertemuan yang penuh keakraban selama sejam tersebut,  Vu Duc Dam memberi kesempatan seluruh perwakilan negara peserta untuk menyampaikan pertanyaan dan pendapat kepadanya. Dialog berjalan lancar, dan semua pertanyaan dijawab Vu Duc Dam dengan lugas, dan disertai dengan senyum dan tawa akrab.

Perwakilan Indonesia yang terdiri Bob Iskandar, Solon Sihombing dan Rakhmat Nasution juga terlibat aktif dalam dialog ini. Bob dan Solon misalnya menyampaikan bahwa sejak Februari 1957, Presiden Soekarno dan Presiden Vietnam Ho Chi Min sudah berhubungan dengan baik. Dengan mengingat sejarah masa lalu, dan peluang masa depan, tentu saja hubungan Indonesia-Vietnam ini perlu terus ditingkatkan.

Menjawab Bob dan Solon, Vu Duc Dam bertekad akan terus terus meningkatkan kerjasama dengan Indonesia, terutama di bidang ekonomi, pertanian dan lain-lain. Lebih-ebih bagi Vietnam, Indonesia merupakan mitra strategis di Asean. Vietnam pun akan mengupayakan nilai perdagangan Indonesia mencapai 10 miliar dolar AS, terlebih di era pemerintahan Jokowi-JK.

Sebelum beraudiensi dengan Vu Duc Dam, kata Solon kepada redaksi beberapa saat lalu (Jumat, 12/9), delegasi Indonesia juga bertemu dan beramah tamah dgn Dubes RI di Vietnam di Kantor KBRI di Hanoi. [ysa]

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

Usai Dilantik, Jumhur Tegaskan Status Hukum Bersih dari Vonis 10 Bulan

Senin, 27 April 2026 | 21:08

UPDATE

AS dan Iran Kembali Saling Serang

Selasa, 05 Mei 2026 | 12:02

Rupiah Melemah Tajam ke Rp17.400, BI Soroti Tekanan Global

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:40

Ekonomi RI Tumbuh 5,61 Persen di Kuartal I-2026, Tertinggi Sejak Pandemi Covid-19

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:32

Harga Minyak Melonjak Meski OPEC+ Berencana Tambah Produksi

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:22

Polri Larang Anggota Live Streaming Saat Berdinas

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:18

Kenaikan HET MinyaKita Picu Harga Lewati Batas Wajar

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:09

Prabowo Minta Kampus Bantu Pemda Atasi Masalah Sampah hingga Tata Kota

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:09

Penyelidikan Korupsi Lahan Whoosh Mandek, KPK Akui Beban Perkara Menumpuk

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:08

Aktivis HAM Tak Perlu Disertifikasi

Selasa, 05 Mei 2026 | 10:40

Dubes Perempuan RI Baru Sekitar 10 Persen, Jauh dari Target 30 Persen

Selasa, 05 Mei 2026 | 10:40

Selengkapnya