Berita

ilustrasi/net

BPK Harus Audit Indikasi Penyimpangan Uang Negara di Bidang Kesehatan

JUMAT, 12 SEPTEMBER 2014 | 07:07 WIB | LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI

. Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) harus mengaudit indikasi penyimpangan uang negara di bidang Kesehatan.

Demikian disampaikan Direktur Jaringan Aksi Permanen Pusat Kajian aksi Revolusi Mental (Permanen), Aji Kusuma, dalam keterangan beberapa saat lalu (Jumat, 11/9).

Pernyataan Aji ini terkait peralihan PT Akes dan PT Jamsostek menjadi BPJS Kesehatan dan BPJS ketenagakerjaan. Menurut Aji, UU BPJS merupakan lex specialis dari pembubaran persero UU BUMN dan UU PT.


Pasal 60 ayat (3) huruf a UU BPJS menentukan pada saat BPJS Kesehatan mulai beroperasi sebagaimana dimaksud pada ayat (1) PT Askes dinyatakan bubar tanpa likuidasi dan semua aset dan liabilitas serta hak dan kewajiban hukum PT Askes menjadi Aset BPJS Kesehatan. Pasal 62 ayat (2) huruf a UU BPJS menentukan PT Jamsostek dinyatakan bubar tanpa likuidasi dan semua aset dan liabilitas serta hak dan kewajiban hukum PT Jamsostek menjadi aset dan liabilitas serta hak dan kewajiban hukum BPJS Ketenagakerjaan.

"Yang menarik kami dari Permanen sikapi adalah persoalan saat peralihan tidak pernah ada proses audit tentang aset padahal ada triliunan uang negara yang ada di dalam ke dua perusahaan tersebut," demikian Aji. [ysa]

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

Usai Dilantik, Jumhur Tegaskan Status Hukum Bersih dari Vonis 10 Bulan

Senin, 27 April 2026 | 21:08

UPDATE

AS dan Iran Kembali Saling Serang

Selasa, 05 Mei 2026 | 12:02

Rupiah Melemah Tajam ke Rp17.400, BI Soroti Tekanan Global

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:40

Ekonomi RI Tumbuh 5,61 Persen di Kuartal I-2026, Tertinggi Sejak Pandemi Covid-19

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:32

Harga Minyak Melonjak Meski OPEC+ Berencana Tambah Produksi

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:22

Polri Larang Anggota Live Streaming Saat Berdinas

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:18

Kenaikan HET MinyaKita Picu Harga Lewati Batas Wajar

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:09

Prabowo Minta Kampus Bantu Pemda Atasi Masalah Sampah hingga Tata Kota

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:09

Penyelidikan Korupsi Lahan Whoosh Mandek, KPK Akui Beban Perkara Menumpuk

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:08

Aktivis HAM Tak Perlu Disertifikasi

Selasa, 05 Mei 2026 | 10:40

Dubes Perempuan RI Baru Sekitar 10 Persen, Jauh dari Target 30 Persen

Selasa, 05 Mei 2026 | 10:40

Selengkapnya