Berita

akwet

Politik

Akwet: Ahok Sudah Melupakan Falsafah Orang Tionghoa!

JUMAT, 12 SEPTEMBER 2014 | 00:31 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Tindakan Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) selama ini mengingkari falsafah orang Tionghoa. Terbaru, tindakan Ahok yang mengingkari falsafah orang Tionghoa terkait sikapnya menentang kebijakan dan mengundurkan diri dari Partai Gerindra.

Demikian yang dikatakan mantan Wakil Bendahara Umum DPP PKB Bambang Sungkono dalam keterangan tertulis yang diterima redaksi (Kamis, 10/9).

Bambang yang merupakan salah satu wakil warga Tionghoa di DPP PKB pada era Gus Dur masih menjabat sebagai Ketua Dewan Syuro mengatakan para leluhur orang Tionghoa antara lain mengajarkan bahwa manusia hidup jangan seperti kacang lupa akan kulitnya.


Dia mengingatkan Ahok, ada empat prinsip yang harus dipegang manusia dalam hidup, yakni LIE yang berarti harus sopan santun atau tata krama, IE yang berarti ingat budi dan harus ksatria, LI-EN atau hidup sederhana dan tidak korupsi, serta CHE yang berarti tahu malu.

"Ahok sudah tidak menjalankan IE, tidak memiliki LIE, dan tidak melakukan prinsip CHE," sambung pengusaha otomotif yang akrab dipanggil Akwet ini.

Dia mencontohkan kenapa Ahok tidak menjalankan IE. Pada saat kampanye Pilpres, Ahok tidak terlihat all out memenangkan Prabowo Subianto. Padahal, Ahok yang sekarang begitu fenomenal muncul ke permukaan tak lepas dari pemikiran dan peran Prabowo yang brillian dalam usaha memperkokoh proses terbentuknya kebangsaan Indonesia ke depan.

Menurut Bambang, sikap Ahok ini sangat berbeda dengan apa yang dilakukan Ganjar Pranowo yang berjuang habis-habisan memenangkan Jokowi di Jawa Tengah atau Ahmad Heryawan yang all out memperjuangkan Prabowo di Jawa Barat. Sementara Bambang yakin Gerindra tulus mengusung Ahok dalam Pilgub DKI lalu, dan bukan karena ada bayaran dari Ahok. Gerindra saat itu melihat sosok Ahok adalah putera Tionghoa yang baik dan idealis.

"Selama memimpin DKI sebagai wagub, tindakan dan ucapan Ahok tidak memiliki LIE. Salah satu contohnya, Ahok menjadikan dirinya 'preman berseragam' dan memaki-maki orang lain yang mungkin usianya lebih tua dan disebarluaskan melalui Youtube," papar dia.

"Ahok tidak melakukan prinsip CHE, karena masih menggunakan mobil mewah dan pengawalan di jalan, sehingga di saat masyarakat menghadapi kemacetan di jalan, dia jutru melenggang lancar," sambungnya.

Ditambahkan Bambang, warga Tionghoa di Indonesia khususnya di Jakarta sangat bangga Ahok mendapat kepercayaan masyarakat dari berbagai suku dan etnis di Jakarta untuk mendampingi Jokowi sebagai Wagub. Namun sayangnya, muncul anggapan tindak tanduk Ahok selama ini sebagai cermin warga Tionghoa pada umumnya.[dem]

Populer

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Atap Terminal 3 Ambruk, Penerbangan di Bandara Soekarno-Hatta Dialihkan

Senin, 06 April 2026 | 16:10

UPDATE

35 Ribu Loker Kopdes Merah Putih dan Kampung Nelayan Dibuka, Status BUMN

Kamis, 16 April 2026 | 08:14

Wall Street Melejit: S&P 500 dan Nasdaq Cetak Rekor Baru

Kamis, 16 April 2026 | 08:12

Danantara Gandakan Investasi di Timur Tengah, Fokus pada Ketahanan Energi

Kamis, 16 April 2026 | 07:55

Emas Tergelincir di Tengah Redanya Ketegangan Timur Tengah

Kamis, 16 April 2026 | 07:35

Peringkat Utang Asia Tenggara di Ujung Tanduk, Indonesia Paling Rentan

Kamis, 16 April 2026 | 07:20

Bursa Eropa: Indeks STOXX 600 di Zona Merah, Sektor Luxury Brand Terpukul

Kamis, 16 April 2026 | 07:07

Balai K3 Harus Cegah Kecelakaan Kerja Semaksimal Mungkin

Kamis, 16 April 2026 | 06:53

BGN Gandeng Bobon Santoso Gelar Masak Besar MBG

Kamis, 16 April 2026 | 06:25

Kemelut Timur Tengah: Siapa Keras Kepala?

Kamis, 16 April 2026 | 05:59

Polisi Ciduk Tiga Remaja Terlibat Tawuran, Satu Positif Sabu

Kamis, 16 April 2026 | 05:45

Selengkapnya