Berita

net

Politik

PPP Sumsel: Usul Mempercepat Muktamar Baru Keinginan Perorangan

RABU, 10 SEPTEMBER 2014 | 15:51 WIB | LAPORAN: ALDI GULTOM

Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Sumatera Selatan tidak sepakat dengan usulan sebagian elite yang mendorong Muktamar partai dipercepat jadi tahun ini. DPW PPP Sumsel menganggap desakan itu hanya berasal dari personal-personal kader, bukan suara organisasi partai.

"Ada yang meminta Muktamar dipercepat, itu hanya keinginan perseorangan yang disampaikan melalui media massa, bukan sikap DPP PPP," ujar Ketua DPW PPP Sumsel, Ibnu Hajar Dewantara, kepada Rakyat Merdeka Online Sumsel, Rabu (10/9).

DPW PPP Sumsel, lanjutnya, hanya mematuhi tiga rambu terkait penyelanggaraan Muktamar. Rambu yang pertama adalah harus sesuai dengan sikap DPP PPP, bukan personalia kader atau perseorangan.


Kedua, jika ada perbedaaan waktu dengan ketetapan Anggaran Dasar (AD), maka perbedaan pendapat itu harus dibawa ke DPP untuk diputuskan melalui Rapimnas. Rambu ketiga, lanjut Ibnu, setelah Rapimnas membuahkan hasil maka DPP membentuk panitia Muktamar dan materi Muktamar.

"Nah, tahapan ini belum dilalui. Kemarin ada rapat dewan pimpinan pusat yang mengkaji manfaat dan mudarat Muktamar dipercepat. Bagi DPW PPP Sumsel, jika ketiga mekanimse itu  sudah ditempuh, maka PPP Sumsel akan ikut pada barisan itu," tambah Ibu.

Ketua DPW PPP DKI Jakarta, Lulung Lunggana, menegaskan, AD/ART atau konstitusi partai menyebutkan bahwa muktamar baru bisa digelar setahun setelah Pemilihan Presiden (Pilpres). [ald]

Populer

Mantan Jubir KPK Tessa Mahardhika Lolos Tiga Besar Calon Direktur Penyelidikan KPK

Rabu, 24 Desember 2025 | 07:26

Kejagung Copot Kajari Kabupaten Tangerang Afrillyanna Purba, Diganti Fajar Gurindro

Kamis, 25 Desember 2025 | 21:48

Sarjan Diduga Terima Proyek Ratusan Miliar dari Bupati Bekasi Sebelum Ade Kuswara

Jumat, 26 Desember 2025 | 14:06

Mantan Wamenaker Noel Ebenezer Rayakan Natal Bersama Istri di Rutan KPK

Kamis, 25 Desember 2025 | 15:01

8 Jenderal TNI AD Pensiun Jelang Pergantian Tahun 2026, Ini Daftarnya

Rabu, 24 Desember 2025 | 21:17

Camat Madiun Minta Maaf Usai Bubarkan Bedah Buku ‘Reset Indonesia’

Selasa, 23 Desember 2025 | 04:16

Adik Kakak di Bekasi Ketiban Rezeki OTT KPK

Senin, 22 Desember 2025 | 17:57

UPDATE

BSI Tutup 2025 dengan Syukur dan Spirit Kemanusiaan

Kamis, 01 Januari 2026 | 18:11

KUHP Baru Hambat Penuntasan Pelanggaran HAM Berat

Kamis, 01 Januari 2026 | 18:10

TNI AL Gercep Selamatkan Awak Speedboat Tenggelam di Perairan Karimun

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:58

BNPB Laporkan 1.050 Huntara Selesai Dibangun di Aceh

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:55

Indonesia Menjadi Presiden HAM PBB: Internasionalisme Indonesia 2.O

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:51

Prabowo Ungkap Minat Swasta Manfaatkan Endapan Lumpur Bencana Aceh

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:46

YLBHI: Pasal-pasal di KUHP Baru Ancam Kebebasan Berpendapat

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:39

Satgas Pemulihan Bencana Harus Hadir di Lapangan Bukan Sekadar Ruang Rapat

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:19

Saatnya Indonesia Mengubah Cara Mengelola Bencana

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:11

Purbaya Klaim Ekonomi Membaik, Tak Ada Lagi Demo di Jalan

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:11

Selengkapnya