Berita

fadli zon/net

Politik

Fadli Zon: Pilkada Langsung Bikin Politisi Jadi Kutu Loncat!

RABU, 10 SEPTEMBER 2014 | 11:57 WIB | LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI

Wakil Ketua Umum DPP Partai Gerindra, Fadli Zon kembali menekankan, mekanisme pemilihan kepala daerah yang diwacanakan dalam RUU Pilkada tak melanggar konstitusi.

"Justru sesuai cita-cita founding fathers yang tertuang dalam sila ke-4 Pancasila 'Kerakyatan yang Dipimpin oleh Hikmat Kebijaksanaan dalam Permusyawaratan/perwakilan', dan sesuai UUD 1945 Pasal 18 ayat 4 bahwa Gubernur, Bupati, dan Walikota dipilih secara demokratis," tegasnya di Jakarta, Rabu (10/9).

Fadli pun mengulas, sejarah Pilkada langsung pertama kali dilaksanakan pada tahun 2005. Selama sembilan tahun pelaksanaannya terbukti membuat politisi menjadi kutu loncat, memanfaatkan parpol sebagai tunggangan sesaat dan berkongsi dengan para bandar dan mafia. Akibatnya, lanjut dia, ketika terpilih tak pernah memperhatikan rakyat, pembangunan daerah terbengkalai, konflik sosial pasca Piikada terjadi hampir disemua lapisan masyarakat.


Belum lagi ditambah korban jiwa akibat kerusuhan dan waktu yang habis terbuang hanya untuk proses politik yang tak sehat. Sehingga, tak mengherankan dari 545 Pilkada, sebanyak 330-332 kepala daerah terpilih terjerat korupsi.

"Demokrasi kita menjadi kriminal," tegasnya.

Dengan mengembalikan Pilkada ke DPRD, menurut Fadli, bisa meminimalisir konflik sosial. Kepala daerah terpilih (eksekutif) bisa langsung fokus bekerja membangun daerah bersinergi dengan DPRD (legislatif). Sementara, yudikatif dan civil society bertugas mengawasi.

"Pilkada melalui DPRD juga memperkuat parpol sebagai pilar demokrasi. Parpol dituntut memilih kepala daerah terbaik," tambahnya.

Parpol juga ikut bertanggung jawab atas kinerja kepala daerah yang dipilihnya. Selain itu, menurutnya, kualitas kepala daerah yang dipilih juga semakin baik sehingga masyarakat akan menaruh kepercayaan besar terhadap parpol bersangkutan.

"Jika tidak, rakyat akan menghukumnya dalam Pemilu yang akan datang," tukas anggota DPR terpilih periode 2014-2019 ini.[wid]

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

Usai Dilantik, Jumhur Tegaskan Status Hukum Bersih dari Vonis 10 Bulan

Senin, 27 April 2026 | 21:08

UPDATE

Produk Impor Masuk Indonesia Wajib Sehat dan Halal

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:14

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

Jemaah Haji Aceh Bisa Akses Ruang VIP Bandara

Selasa, 05 Mei 2026 | 01:28

Ashari Menghilang, Belum Ditangkap Polisi

Selasa, 05 Mei 2026 | 01:16

Ambulans Angkut Jenazah Hantam Truk, Dua Orang Tewas

Selasa, 05 Mei 2026 | 01:00

BPJPH dan Barantin Perkuat Pengawasan Pakan Impor Berunsur Porcine

Selasa, 05 Mei 2026 | 00:33

Purbaya Siapkan Insentif Mobil dan Motor Listrik

Selasa, 05 Mei 2026 | 00:24

Rumah di Grogol Petamburan Dilalap Api

Selasa, 05 Mei 2026 | 00:01

Penyelundupan 2,1 Kg Ganja dari Papua Nugini Digagalkan

Senin, 04 Mei 2026 | 23:35

Tiga Jam Operasional KRL Rangkasbitung Lumpuh

Senin, 04 Mei 2026 | 23:20

Selengkapnya