Berita

Politik

Dugaan Korupsi Jokowi Hilangkan Legitimasinya Sebagai Presiden

RABU, 10 SEPTEMBER 2014 | 11:29 WIB | LAPORAN: ALDI GULTOM

Kasus korupsi pengadaan Transjakarta yang masih diproses di Kejaksaan Agung membayangi pelantikan Joko Widodo (Jokowi) menjadi presiden Oktober mendatang. Jokowi meninggalkan jabatan Gubernur DKI Jakarta dengan kesan tidak baik.

"Seharusnya kasus Transjakarta yang menyerempet nama Joko Widodo harus diseriusi," tegas politisi senior, Rachmawati Soekarnoputri, kepada Rakyat Merdeka Online, beberapa saat lalu (Rabu, 10/9).

Menurut Rachmawati, Jokowi bukan saja identik dengan korupsi Transjakarta, yang menjadikan bekas Kepala Dishub DKI Jakarta Udar Pristono sebagai tersangka. Ada beberapa kasus lain yang berkaitan dengan wewenang Jokowi sebagai gubernur Jakarta. Misalnya, kisruh pembangunan Taman BMW di Jakarta Utara dan beberapa perkara di Solo.


"Saya minta pihak mana pun juga memproses kasus hukum yang konon melibatkan Jokowi. Baik Transjakarta, Taman BMW dan di Solo," ujar putri proklamator Bung Karno itu.

Masih menurut dia, bila Presiden terpilih masih terindikasi melakukan perbuatan melawan hukum atau tindak pidana, maka itu akan menghilangkan legitimasi kepada dirinya maupun pada harga diri bangsa Indonesia sebagai bangsa dan negara yang menyatakan perang terhadap korupsi.

"Ini sudah banyak dibicarakan rakyat," tambah pendiri Partai Pelopor itu. [ald]

Populer

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

UPDATE

Tanpa Laboratorium Kuat, RI Hanya Jadi Pasar Teknologi Asing

Sabtu, 18 April 2026 | 00:13

Megawati-Dubes Jerman Bahas Geopolitik dan Antisipasi Krisis Global

Sabtu, 18 April 2026 | 00:01

Mahasiswa ITB Goyang Erika

Jumat, 17 April 2026 | 23:39

Kereta Api Bakal Hadir di Tanah Papua

Jumat, 17 April 2026 | 23:21

Industri Kosmetik dan Logistik Wajib Halal Oktober 2026

Jumat, 17 April 2026 | 23:01

Revisi UU Pemilu Rawan jadi Bancakan Parpol

Jumat, 17 April 2026 | 22:36

Pesan Prabowo di Dharma Santi 2026: Jaga Harmoni, Perkuat Persaudaraan

Jumat, 17 April 2026 | 22:14

Menkop: Prabowo Tegaskan Negara Hadir Atur Ekonomi Lewat Kopdes

Jumat, 17 April 2026 | 21:45

Dewas Didesak Gelar Perkara Laporan terhadap Jubir KPK

Jumat, 17 April 2026 | 21:35

YLBHI Diminta Kembali ke Khitah Bela Masyarakat Marginal

Jumat, 17 April 2026 | 21:20

Selengkapnya