Berita

Politik

APSI DKI Tolak Pengesahan RUU Advokat

RABU, 10 SEPTEMBER 2014 | 02:19 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

. Dewan Pimpinan Wilayah Asosiasi Pengacara Syariah Indonesia (DPW APSI) DKI Jakarta ikut menolak rencana pengesahan RUU Advokat yang akan diketuk dalam paripurna tanggal 24 September 2014 nanti.

Wakil Ketua DPW APSI DKI Jakarta Ridwan Darmawan mengatakan RUU ini dibahas terburu-buru dan tanpa kehati-hatian dari para perumusnya. Selain itu, ada kecendrungan konflik kepentingan dari beberapa perumus yang ngotot untuk mengetuk RUU ini menjadi UU karena keterlibatannya dalam organisasi Advokat tandingan PERADI.

"Kami sepakat menolak pengesahan RUU Advokat dan menyatakan ikut bergabung dengan ribuan Advokat PERADI yang akan aksi menolak pengesahan RUU ini," ujar Ridwan kepada wartawan di Jakarta (Selasa, 9/9).


Jika RUU Advokat disahkan, menurut dia, maka akan menjadi UU yang aneh di dunia karena advokat sebagai organisasi profesi yang akan bergantung kepada Negara cq. Pemerintah karena adanya Dewan Advokat Nasional (DAN). Padahal, ciri organisasi advokat di seluruh dunia adalah organisasi independen, dari ddvokat, oleh advokat untuk advokat.

"Lebih parah, RUU ini akan merugikan para advokat muda yang telah lulus sejak 2012 karena dalam Pasal Peralihan, Pasal 65 ayat 1 dinyatakan bahwa hanya advokat yang dilantik hingga tahun 2012 yang diakui sebagai advokat. Jadi otomatis advokat muda yang telah susah payah mengikuti proses pelatihan, ujian, magang dan dilantik menjadi ddvokat dianulir dan harus mengikuti proses-proses dari awal untuk menjadi advokat," demikian Ridwan/[dem]

Populer

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Atap Terminal 3 Ambruk, Penerbangan di Bandara Soekarno-Hatta Dialihkan

Senin, 06 April 2026 | 16:10

UPDATE

35 Ribu Loker Kopdes Merah Putih dan Kampung Nelayan Dibuka, Status BUMN

Kamis, 16 April 2026 | 08:14

Wall Street Melejit: S&P 500 dan Nasdaq Cetak Rekor Baru

Kamis, 16 April 2026 | 08:12

Danantara Gandakan Investasi di Timur Tengah, Fokus pada Ketahanan Energi

Kamis, 16 April 2026 | 07:55

Emas Tergelincir di Tengah Redanya Ketegangan Timur Tengah

Kamis, 16 April 2026 | 07:35

Peringkat Utang Asia Tenggara di Ujung Tanduk, Indonesia Paling Rentan

Kamis, 16 April 2026 | 07:20

Bursa Eropa: Indeks STOXX 600 di Zona Merah, Sektor Luxury Brand Terpukul

Kamis, 16 April 2026 | 07:07

Balai K3 Harus Cegah Kecelakaan Kerja Semaksimal Mungkin

Kamis, 16 April 2026 | 06:53

BGN Gandeng Bobon Santoso Gelar Masak Besar MBG

Kamis, 16 April 2026 | 06:25

Kemelut Timur Tengah: Siapa Keras Kepala?

Kamis, 16 April 2026 | 05:59

Polisi Ciduk Tiga Remaja Terlibat Tawuran, Satu Positif Sabu

Kamis, 16 April 2026 | 05:45

Selengkapnya