ilustrasi/net
ilustrasi/net
APAKAH kita berani mengatakan bahwa NU, Muhammadiyah, PGI, HMI, PMKRI, PMII, GMNI, PDI Perjuangan, Partai Golkar, NASDEM, AJI Indonesia, WALHI, KAMMI, KNPI, REPDEM, HIPMI, PEPABRI, dan lain-lain adalah barisan organisasi yangg menerapkan sistem yangg tak demokratis dan fasis, karena memilih pemimpinnya menggunakan mekanisme demokrasi perwakilan?
Kita tak usah bicara soal demokrasi berbusa-busa dengan mengacu pada tradisi yangg pernah berkembang pada bangsa lain, di Athena misalnya.
Semestinya tata cara berdemokrasi itu berdiri di atas tradisi setiap bangsa dalam pengambilan keputusan untuk kemaslahatan bersama. Tak tepat bila dilakukan Amerikaisasi dalam cara-cara kita berdemokrasi.
Populer
Jumat, 22 Mei 2026 | 17:34
Senin, 25 Mei 2026 | 08:33
Minggu, 24 Mei 2026 | 16:43
Kamis, 21 Mei 2026 | 05:04
Jumat, 22 Mei 2026 | 22:33
Senin, 25 Mei 2026 | 23:14
Rabu, 20 Mei 2026 | 01:33
UPDATE
Rabu, 27 Mei 2026 | 03:50
Rabu, 27 Mei 2026 | 03:27
Rabu, 27 Mei 2026 | 02:59
Rabu, 27 Mei 2026 | 02:35
Rabu, 27 Mei 2026 | 02:12
Rabu, 27 Mei 2026 | 01:54
Rabu, 27 Mei 2026 | 01:31
Rabu, 27 Mei 2026 | 01:13
Rabu, 27 Mei 2026 | 00:47
Rabu, 27 Mei 2026 | 00:25