Berita

Politik

Dirut RRI Minta Maaf Meski Paspampres yang Usir Adian Napitupulu

SELASA, 09 SEPTEMBER 2014 | 02:46 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

. Pengusiran caleg DPR RI terpilih, Adian Napitupulu, bukan karena keinginan pihak RRI selaku tuan rumah acara Indonesia WOW yang digelar di Auditorium RRI, Jakarta, kemarin (Senin, 8/9).

Dirut RRI, Niken Widiastuti memasikan pihak RRI hanya menyiapkan tempat acara, sementara pengamanan dilakukan oleh Pasukan Pengamanan Presiden (Paspampres).

"Pihak RRI tidak melakukan pemeriksaan pada tamu undangan yang hadir, malah justru mengundang masyarakat untuk datang ke acara. Tetapi karena yang hadir adalah Presiden terpilih Bapak Jokowi, barangkali ada protap tertentu," ujar dia saat dikonfirmasi tadi malam.


"Kalau kami hanya ingin mensukseskan acara saja dan menyiapkan tempat. Kami berharap banyak yang hadir. Sementara Pengamanan tanggungjawab paspampres dan bukan dari kami," kata Niken lagi.

Pihak RRI mengakui bahwa dalam undangan tidak tertera dress code yang megharuskan para undangan untuk hadir dengan pakaian tertentu. Karenanya, pengusiran Adian Napitupulu yang juga merupakan tim debat Jokowi saat kampanye Pilpres 2014 dari Cemara 19 oleh pihak Paspampres karena mengenakan jaket kulit saat menghadiri acara peluncuran lagu Slank itu tidak beralsan.

"Setelah saya cek, benar tidak ada dress code dalam undangan," terang Niken.

Apalagi Adian juga telah melewati pemeriksaan di pintu masuk dan telah mengikuti acara selama beberapa waktu.

Atas peristiwa tersebut Niken selaku Dirut RRI menyampaikan permohonan maaf kepada Adian yang merupakan caleg DPR RI terpilih dari PDIP dan Sekjend Perhimpunan Nasional Aktivis 98 (PENA 98).

"Tetapi apapun saya selaku Dirut RRI menyampaikan permohonan maaf kepada Bapak Adian atau pihak-pihak yang tidak berkenan ketika hadir pada acara Indonesia Wow bersama Slank. Terimakasih," demikian Niken.[dem]

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Langsung Terbang ke Jakarta, Maukah Chatib Basri Ganti Purbaya?

Jumat, 05 Juni 2026 | 06:58

Ironis! Terima Penghargaan Negara tapi Terjerat Korupsi

Jumat, 05 Juni 2026 | 01:00

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

UPDATE

KPU akan Berulang Tahun ke-73 di November Tahun Ini

Minggu, 14 Juni 2026 | 12:22

Nasib Atlet Setelah Lampu Stadion Padam

Minggu, 14 Juni 2026 | 11:33

Trump: Perjanjian Damai dengan Iran akan Diteken Hari Ini

Minggu, 14 Juni 2026 | 11:33

Pemuda 24 Tahun Jadi Tersangka Usai Bawa Botol Diduga Bom Molotov ke Aksi DPR

Minggu, 14 Juni 2026 | 11:25

Ekonom Ungkap Akar Munculnya Narasi "Sell Indonesia"

Minggu, 14 Juni 2026 | 10:41

KPK Bongkar Korupsi "Sempurna" di Muara Enim

Minggu, 14 Juni 2026 | 10:39

Panggung Atraksi Wushu di Sekolah Rakyat Manado Pukau Mensos

Minggu, 14 Juni 2026 | 10:01

Daya Beli Masyarakat Terancam Jika BBM Subsidi Ikut Naik

Minggu, 14 Juni 2026 | 09:51

KPK Amankan Dokumen saat Geledah Kantor Hingga Rumah Dinas Bupati Muara Enim

Minggu, 14 Juni 2026 | 09:44

Menhan Jepang Persembahkan Model Kapal Perang "Makasa" ke Prabowo di Kertanegara

Minggu, 14 Juni 2026 | 09:31

Selengkapnya