Berita

fadli zon/net

Politik

POLEMIK RUU PILKADA

Fadli Zon: Awasi Anggota DPRD Lebih Mudah daripada Pemilih yang Bisa Jual Beli Suara

SENIN, 08 SEPTEMBER 2014 | 19:20 WIB | LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI


Partai Gerindra berkomitmen mendukung Pilkada dikembalikan ke DPRD.

"Pemilihan kepala daerah oleh DPRD merupakan cara demokratis, sesuai sila keempat Pancasila, Kerakyatan Yang Dipimpin Oleh Hikmat Kebijaksanaan Dalam Permusyawaratan/Perwakilan," papar Wakil Ketua Umum DPP Partai Gerindra, Fadli Zon melalui siaran pers di Jakarta, Senin (8/9).

Menurut Fadli, Pilkada langsung seperti selama ini terbukti hanya menghabiskan uang negara sekitar Rp 57 triliun. Belum lagi beban sosial lainnya, seperti konflik sosial, menurunnya moral karena praktik jual beli suara, beban kampanye yang besar sehingga membuat kepala daerah terpilih rawan korupsi. Saat ini saja, kata dia merinci, setidaknya 330 kepala daerah hasil pemilihan langsung terjerat korupsi dan tak sempat membangun daerahnya.

Menurut Fadli, Pilkada langsung seperti selama ini terbukti hanya menghabiskan uang negara sekitar Rp 57 triliun. Belum lagi beban sosial lainnya, seperti konflik sosial, menurunnya moral karena praktik jual beli suara, beban kampanye yang besar sehingga membuat kepala daerah terpilih rawan korupsi. Saat ini saja, kata dia merinci, setidaknya 330 kepala daerah hasil pemilihan langsung terjerat korupsi dan tak sempat membangun daerahnya.

"Pilkada oleh DPRD justru akan membawa demokrasi semakin sehat. Parpol semakin didorong bertanggung jawab kepada rakyat," tegasnya.

Fadli menekankan, Pilkada oleh DPRD bukan berarti melemahkan civil society. Sebaliknya, akan semakin menguatkan civil society. Masyarakat bisa menilai kualitas parpol atapun gabungan parpol dalam memilih kepala daerah. Ia yakin parpol melalui kadernya di DPRD akan memilih calon kepala daerah yang handal.

"Jika tidak, masyarakat akan menghukum parpol yang bersangkutan dalam Pemilu yang akan datang," ujarnya pula.

Di satu sisi, jika yang dikhawatirkan keberadaan KPU dan Bawaslu dinafikan dengan adanya Pilkada oleh DPRD, menurut Fadli, fungsi kedua lembaga negara itu tetap sebagai penyelenggara dan pengawas. Jika ada penyuapan maupun tindak kriminal lainnya, maka calon dapat didiskualifikasi. KPU dan Bawaslu bahkan bisa bekerja sama dengan KPK, PPATK maupun lembaga lain.

"Mengawasi anggota DPRD tak lebih 50 orang di tingkat kabupaten/kota dan 100 orang di tingkat provinsi jauh lebih mudah daripada mengawasi puluhan juta pemilih yang bisa menerima jual beli suara," tutupnya.[wid]

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

Usai Dilantik, Jumhur Tegaskan Status Hukum Bersih dari Vonis 10 Bulan

Senin, 27 April 2026 | 21:08

UPDATE

AS dan Iran Kembali Saling Serang

Selasa, 05 Mei 2026 | 12:02

Rupiah Melemah Tajam ke Rp17.400, BI Soroti Tekanan Global

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:40

Ekonomi RI Tumbuh 5,61 Persen di Kuartal I-2026, Tertinggi Sejak Pandemi Covid-19

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:32

Harga Minyak Melonjak Meski OPEC+ Berencana Tambah Produksi

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:22

Polri Larang Anggota Live Streaming Saat Berdinas

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:18

Kenaikan HET MinyaKita Picu Harga Lewati Batas Wajar

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:09

Prabowo Minta Kampus Bantu Pemda Atasi Masalah Sampah hingga Tata Kota

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:09

Penyelidikan Korupsi Lahan Whoosh Mandek, KPK Akui Beban Perkara Menumpuk

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:08

Aktivis HAM Tak Perlu Disertifikasi

Selasa, 05 Mei 2026 | 10:40

Dubes Perempuan RI Baru Sekitar 10 Persen, Jauh dari Target 30 Persen

Selasa, 05 Mei 2026 | 10:40

Selengkapnya