Berita

bbc

Dunia

Meteorit Hantam Nikaragua

SENIN, 08 SEPTEMBER 2014 | 15:31 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Sebuah meteorit kecil mendarat di dekat bandara internasional di ibukota Nikaragua, Magua akhir pekan lalu.

Menurut konfirmasi dari pemerintah setempat, meteorit yang mendarat menyebabkan ledakan yang membentuk cekungan di tanah selebar 12 meter dan memiliki kedalaman 5 meter.

Juru bicara pemerintah Nikaragua, Rosario Murillo menyebut, meteorit nampaknya berasal dari patahan asteroid yang melintas dekat dengan Bumi.


Seorang penasihat dari Nicaraguan Institute of Earth Studies, Wilfried Strauch juga mengaku yakin bahwa penyebab terbentuknya cekungan dan ledakan itu adalah meteorit.

Sementara itu para ahli mempelajari cekungan yang terbentuk itu untuk mencaritahu apakah meteorit hancur di permukaan atau meledak di dalam tanah.

Murillo menambahkan bahwa pihaknya akan meminta bantuan para ilmuwan internasional untuk mencari tahu apa yang sebenarnya terjadi.

BBC pada Senin (8/9) mengabarkan, penduduk setempat mengatakan bahwa mereka mendengar ledakan besar sebelum tengah malam waktu setempat dan melaporkan adanya bau terbakar.

"Kami pikir itu bom karena kami merasa guncangan luas," kata seorang penduduk, Jorge Santamaria.

Astronom Humberto Saballos mengatakan meteorit bisa dipatahkan dari asteroid 2014RC yang melewati Bumi pada waktu yang sama.

2014RC, yang berukuran kira-kira sebesar rumah diketahui melintas dekat dengan bumi pada akhir pekan lalu pukul 18:18 GMT. Asteroid itu melewati Selandia Baru pada jarak sekitar 40 ribu kilometer. [mel]

Populer

Kolaborasi dengan Turki

Minggu, 11 Januari 2026 | 04:59

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Ijazah Asli Kehutanan UGM

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Mahfud MD: Mas Pandji Tenang, Nanti Saya yang Bela!

Rabu, 07 Januari 2026 | 05:55

UPDATE

Lampaui Ekspektasi, Ekonomi Malaysia Tumbuh 4,9 Persen di 2025

Sabtu, 17 Januari 2026 | 14:16

Kuota Pembelian Beras SPHP Naik Jadi 25 Kg Per Orang Mulai Februari 2026

Sabtu, 17 Januari 2026 | 14:02

Analis: Sentimen AI dan Geopolitik Jadi Penggerak Pasar Saham

Sabtu, 17 Januari 2026 | 13:46

Hasto Bersyukur Dapat Amnesti, Ucapkan Terima Kasih ke Megawati-Prabowo

Sabtu, 17 Januari 2026 | 13:26

Bripda Rio, Brimob Polda Aceh yang Disersi Pilih Gabung Tentara Rusia

Sabtu, 17 Januari 2026 | 12:42

Sekolah Rakyat Jalan Menuju Pengentasan Kemiskinan

Sabtu, 17 Januari 2026 | 12:16

Legislator Golkar: Isra Miraj Harus Jadi Momentum Refleksi Moral Politisi

Sabtu, 17 Januari 2026 | 12:14

Skandal DSI Terbongkar, Ribuan Lender Tergiur Imbal Hasil Tinggi dan Label Syariah

Sabtu, 17 Januari 2026 | 11:46

Harga Minyak Menguat Jelang Libur Akhir Pekan AS

Sabtu, 17 Januari 2026 | 11:35

Guru Dikeroyok, Komisi X DPR: Ada Krisis Adab dalam Dunia Pendidikan

Sabtu, 17 Januari 2026 | 11:24

Selengkapnya