Berita

Syarief Hasan

Wawancara

WAWANCARA

Syarief Hasan: Setelah Saya Mundur, Presiden SBY Tidak Akan Menunjuk Menteri Baru

SENIN, 08 SEPTEMBER 2014 | 08:57 WIB | HARIAN RAKYAT MERDEKA

Menteri Koperasi dan Usaha Kecil Menengah, Syarief Hasan akan mengundurkan diri dari Kabinet Indonesia Bersatu (KIB) II pada pertengahan bulan ini.  

Ketua Harian Partai Demokrat itu meyakini, pengunduran dirinya dari jabatan menteri tak akan mempengaruhi kinerja kementerian.

“Saya akan mundur (dari jabatan menteri, red) sekitar  15-20 September 2014. Tidak lebih dari tanggal itu. Surat pengunduran dirinya sudah saya siapkan,” ujar Syarief kepada Rakyat Merdeka di Istana Negara, Jakarta.


Menurut dia, setelah dirinya mundur dari jabatan tersebut, kepemimpinan di Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil Menengah akan dipegang oleh ad interem atau pelaksana tugas. Dengan demikian, pekerjaan dan pelayanan masyarakat di kementerian tidak akan terganggu.

“Kinerja kementerian tidak akan terganggu karena akan ditunjuk ad interem. Soal siapa yang akan ditunjuk, tergantung keputusan presiden,” ujarnya.

Berikut kutipan selengkapnya:

Setelah Anda mundur, tugas di kementerian akan diambil alih oleh menteri koordinator?
Belum tahu. Itu tergantung presiden. Yang bisa saya pastikan, setelah saya mengundurkan diri akan ditunjuk ad interem.

Apa Presiden akan memilih menteri baru?
Setelah nanti saya mundur, Presiden tidak akan menunjuk menteri baru. Cukup ditunjuk ad interem, karena sistemnya sudah berjalan.

Soal keterpilihan Jero Wacik sebagai anggota DPR periode 2014-2019, apa keputusan Partai Demokrat setelah dirinya ditetapkan jadi tersangka?
Itu diatur dalam undang-undang. Saya nggak bisa melarang-larang.

Artinya, Jero Wacik akan tetap dilantik sebagai anggota DPR pada 1 Oktober nanti?
Tanya Pak Wacik dong, saya nggak tahu. Dilantik dan nggak dilantik kan urusan beliau.

Bagaimana sikap SBY terhadap akan dilantiknya Jero Wacik sebagai anggota DPR?
Itu tidak dibahas secara mendalam.

Menurut Wakil Ketua Umum Partai Demokrat, Max Sopacua, SBY akan konsentrasi membenahi partai setelah lengser dari jabatan presiden, apa langkah yang akan dilakukan?
Beliau kan ketua umum, masa jabatannya sampai bulan Mei 2015. Wajar dong kalau beliau memimpin pembenahan partai. Menurut saya, sisa waktu yang ada cukup untuk membenahi partai.

Jabatan SBY tidak akan diperpanjang pada kongres Demokrat mendatang?
Sekarang kita tidak memikirkan kongres. Itu masih lama.  ***

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

UPDATE

Polisi Tangkap Pembacok Pegawai Toko Roti di Cengkareng

Selasa, 05 Mei 2026 | 21:55

Bank Mandiri Gelar Mandiri Lelang Festival 2026, Penawaran 50% di Bawah Pasaran

Selasa, 05 Mei 2026 | 21:51

KPK Jangan Omdo, Dugaan Korupsi Sinyal Kereta Harus Dibongkar Tuntas

Selasa, 05 Mei 2026 | 21:40

DPR Sebut Skandal Seksual di Ponpes Pati sebagai Pelanggaran HAM Berat

Selasa, 05 Mei 2026 | 21:16

Unhas Siap jadi Pusat Unggulan MBG di Indonesia Timur

Selasa, 05 Mei 2026 | 20:50

Kapolri Siap Eksekusi 3.000 Halaman Rekomendasi Reformasi Polri

Selasa, 05 Mei 2026 | 20:44

Kompetisi Perguruan Tinggi Tanpa Fondasi Keadilan

Selasa, 05 Mei 2026 | 20:25

Pelanggaran Tambang Tidak Cukup Diselesaikan dengan Uang

Selasa, 05 Mei 2026 | 20:00

KPK Kembangkan Penyidikan Baru Kasus OTT Anak Buah Bobby Nasution

Selasa, 05 Mei 2026 | 19:49

Prabowo Terima 10 Buku Rekomendasi Reformasi Polri di Istana

Selasa, 05 Mei 2026 | 19:47

Selengkapnya