Berita

ilustrasi/net

ACT Siap Bantu Ribuan Korban Banjir Bandang Sungai Sindh di Kashmir

SENIN, 08 SEPTEMBER 2014 | 07:40 WIB | LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI

. Setidaknya 200 orang ditemukan tewas akibat bencana Sungai Sindh, Kashmir Tengah, yang melintasi India dan Pakistan.

Hasil luapan Sungai Sindh akibat hujan deras selama lima hari berturut-turut ini pun menjadi banjir bandang terburuk selama 60 tahun terakhir.

Atas Musibah ini, Tim Bantuan Kemanusiaan Aksi Cepat Tanggap (ACT) siap berangkat ke Jammu dan Kashmir. Dua wilayah tersebut merupakan lokasi terdampak bencana banjir tersebut.


"Jika tak ada aral melintang, Tim bantuan kemanusiaan akan berangkat hari ini atau Selasa dini hari," kata Vice President ACT, Imam Akbari, dalam keterangan beberapa saat lalu (Senin, 8/9).

Imam Akbari, yang juga membawahi Direktorat Global Partnership Network (GPN) menjelaskan, bantuan kemanusiaan ACT akan difokuskan kepada ribuan korban yang selamat. Dan bisa dipastikan, akan terjadi gelombang pengungsian penduduk wilayah terdampak ke lokasi-lokasi yang aman.

"Tim data kami memperkirakan, tak kurang dari 25 ribu tenda dan 40 ribu selimut dibutuhkan untuk membantu korban selamat," demikian Imam. [ysa]

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

Usai Dilantik, Jumhur Tegaskan Status Hukum Bersih dari Vonis 10 Bulan

Senin, 27 April 2026 | 21:08

UPDATE

AS dan Iran Kembali Saling Serang

Selasa, 05 Mei 2026 | 12:02

Rupiah Melemah Tajam ke Rp17.400, BI Soroti Tekanan Global

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:40

Ekonomi RI Tumbuh 5,61 Persen di Kuartal I-2026, Tertinggi Sejak Pandemi Covid-19

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:32

Harga Minyak Melonjak Meski OPEC+ Berencana Tambah Produksi

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:22

Polri Larang Anggota Live Streaming Saat Berdinas

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:18

Kenaikan HET MinyaKita Picu Harga Lewati Batas Wajar

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:09

Prabowo Minta Kampus Bantu Pemda Atasi Masalah Sampah hingga Tata Kota

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:09

Penyelidikan Korupsi Lahan Whoosh Mandek, KPK Akui Beban Perkara Menumpuk

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:08

Aktivis HAM Tak Perlu Disertifikasi

Selasa, 05 Mei 2026 | 10:40

Dubes Perempuan RI Baru Sekitar 10 Persen, Jauh dari Target 30 Persen

Selasa, 05 Mei 2026 | 10:40

Selengkapnya