Berita

ilustrasi/net

Politik

Ternyata Ada 36 Anggota DPR Terpilih Tersangkut Kasus Korupsi

MINGGU, 07 SEPTEMBER 2014 | 21:21 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

. Ada 36 anggota legislatif terpilih periode 2014-2019 yang terjerat kasus hukum. Catatan Indonesia Corruption Watch (ICW), mereka terlibat kasus tindak pidana korupsi.

"Ada yang sudah menjadi tersangka, terdakwa dan ada juga yang terpidana," ujar Koordinator Divisi Monitoring Hukum dan Peradilan ICW, Emerson Juntho (Minggu, 7/9).

Emerson belum bersedia merinci secara lengkap nama-nama caleg 'bermasalah' yang dimaksud. Namun, satu dari nama-nama itu adalah Menteri ESDM Jero Wacik yang beberapa hari lalu ditetapkan sebagai tersangka oleh KPK.


"Nanti akan kami paparkan pekan depan terkait nama-nama itu. Jero termasuk salah satunya," imbuh dia seperti dilansir kantor berita JPNN.

Dari catatan yang ada, beberapa nama diantara mereka adalah Komaruddin alias Komeng, caleg DPRD Provinsi Banten Daerah Pemilihan Kabupaten Tangerang dan Herdi Koosnandi Caleg DPR RI Dapil 3,  Banten, Tangerang Raya.

Komeng tengah menjalani proses hukum atas kasus penipuan dan penggelapan di Polres Metro Kabupaten Tangerang. Caleg partai berlambang banteng ini, dilaporkan atas penggelapan penipuan Rp125 juta dengan modus menjualbelikan proyek Rp 1 Miliar di Pemkot Tangerang Selatan (Tangsel) yang diduga ada kaitan dengan kasus Tubagus Chaeri Wardhana (wawan) yang mengijinkan proyek-proyek yang ada di Kota Tangsel di mana istrinya sebagai Wali Kota Tangsel.

Sementara itu, Herdian Koosnadi dari PDIP ditetapkan sebagai tersangka oleh Kejaksaan Agung dalam dugaan korupsi Puskesmas di Tangsel tahun anggaran 2010-2011. Herdian ditetapkan sebagai tersangka dalam jabatannya sebagai Komisaris PT Mitra Karya Rattan.

Selain itu, ada pula nama Idham Samawi, caleg terpilih DPR RI dari PDI Perjuangan yang menyandang status tersangka korupsi. Idham menjadi tersangka korupsi dana bantuan sosial di Kabupaten Bantul yang kasusnya kini disidik Kejaksaan Tinggi Daerah Istimewa Yogyakarta.

Caleg lainnya adalah Sukarso. Ia adalah caleg terpilih DPRD Jember dari Partai Persatuan Pembangunan (PPP), untuk periode 2014-2019. Dia berangkat dari Daerah Pemilihan (Dapil) satu Kabupaten Jember.

Sukarso tersandung kasus dugaan korupsi Anggaran Dana Desa (ADD) tahun anggaran 2012 dan anggaran insentif untuk RT/RW. Itu dilakukan saat ia menjabat sebagai kepala Desa Arjasa, Kecamatan Arjasa. Dia diduga kuat menyalahgunakan dana sebesar Rp 235 juta yang bersumber dari ADD setempat. 

Populer

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Atap Terminal 3 Ambruk, Penerbangan di Bandara Soekarno-Hatta Dialihkan

Senin, 06 April 2026 | 16:10

UPDATE

35 Ribu Loker Kopdes Merah Putih dan Kampung Nelayan Dibuka, Status BUMN

Kamis, 16 April 2026 | 08:14

Wall Street Melejit: S&P 500 dan Nasdaq Cetak Rekor Baru

Kamis, 16 April 2026 | 08:12

Danantara Gandakan Investasi di Timur Tengah, Fokus pada Ketahanan Energi

Kamis, 16 April 2026 | 07:55

Emas Tergelincir di Tengah Redanya Ketegangan Timur Tengah

Kamis, 16 April 2026 | 07:35

Peringkat Utang Asia Tenggara di Ujung Tanduk, Indonesia Paling Rentan

Kamis, 16 April 2026 | 07:20

Bursa Eropa: Indeks STOXX 600 di Zona Merah, Sektor Luxury Brand Terpukul

Kamis, 16 April 2026 | 07:07

Balai K3 Harus Cegah Kecelakaan Kerja Semaksimal Mungkin

Kamis, 16 April 2026 | 06:53

BGN Gandeng Bobon Santoso Gelar Masak Besar MBG

Kamis, 16 April 2026 | 06:25

Kemelut Timur Tengah: Siapa Keras Kepala?

Kamis, 16 April 2026 | 05:59

Polisi Ciduk Tiga Remaja Terlibat Tawuran, Satu Positif Sabu

Kamis, 16 April 2026 | 05:45

Selengkapnya