Berita

Icuk Sugiarto: Pisahkan Kasus Winny dan Urusan KONI

SABTU, 06 SEPTEMBER 2014 | 00:55 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Setelah mangkir dari panggilan Kejaksaan Agung sebanyak tiga kali, mantan Dirut Bank DKI Jakarta Winny Erwindia mendatangi Gedung Bundar Jumat sore (5/9).

Usai diperiksa, Winny langsung ditahan Kejaksaan Agung dan dititipkan di Rutan Pondok Bambu, Jakarta Timur.

Seluruh pengurus dan masyarakat olahraga DKI Jakarta sangat prihatin dengan perkembangan kasus yang melilit Winny ini.


Namun, seberat apapun persoalan yang dihadapi Ketua Umum KONI DKI Jakarta itu, seluruh pengurus KONI DKI Jakarta menghormati dan menghargai proses hukum.

Dalam keterangan yang diterima redaksi disebutkan KONI Provinsi Jakarta mengingatkan agar masyarakat tidak menghakimi Winny Erwindia dalam kasus korupsi pengadaan pesawat yang dituduhkan kepada dirinya.
Menurut Wakil Ketua Umum I KONI DKI Jakarta Icuk Sugiarto, kasus yang menimpa Winny harus dipisahkan dari urusan olahraga.

“Proses hukum yang sedang dijalani Ibu Winny tidak ada kaitannya dengan olahrara DKI. Karena peristiwa dalam kasus itu terjadi pada tahun 2008 saat beliau menjabat sebagai Direktur Utama Bank DKI,” ujar Icuk dalam keterangan yang diterima redaksi.

Adapun sejak Winny memimpin KONI DKI Jakarta pada tahun 2009, katanya, sudah banyak kemajuan yang dialami, baik dari segi organisasi maupun prestasi.

Di antaranya, membawa DKI Jakarta menjadi juara umum Pekan Olahraga Nasional XVIII Riau, serta menempatkan DKI sebagai penyumbang atlet terbanyak pada setiap kegiatan multi event yang diikuti Indonesia seperti SEA Games, Asian Games, maupun Olimpiade.

Sementara selama Winny Erwindia menjalani proses hukum, KONI DKI Jakarta akan bekerja seperti biasa karena kepengurusan KONI DKI Jakarta dijalankan secara kolektif kolegial, sesuai dengan Standar Operasional Prosedur (SOP) yang berlaku. [dem] 

Populer

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Atap Terminal 3 Ambruk, Penerbangan di Bandara Soekarno-Hatta Dialihkan

Senin, 06 April 2026 | 16:10

UPDATE

35 Ribu Loker Kopdes Merah Putih dan Kampung Nelayan Dibuka, Status BUMN

Kamis, 16 April 2026 | 08:14

Wall Street Melejit: S&P 500 dan Nasdaq Cetak Rekor Baru

Kamis, 16 April 2026 | 08:12

Danantara Gandakan Investasi di Timur Tengah, Fokus pada Ketahanan Energi

Kamis, 16 April 2026 | 07:55

Emas Tergelincir di Tengah Redanya Ketegangan Timur Tengah

Kamis, 16 April 2026 | 07:35

Peringkat Utang Asia Tenggara di Ujung Tanduk, Indonesia Paling Rentan

Kamis, 16 April 2026 | 07:20

Bursa Eropa: Indeks STOXX 600 di Zona Merah, Sektor Luxury Brand Terpukul

Kamis, 16 April 2026 | 07:07

Balai K3 Harus Cegah Kecelakaan Kerja Semaksimal Mungkin

Kamis, 16 April 2026 | 06:53

BGN Gandeng Bobon Santoso Gelar Masak Besar MBG

Kamis, 16 April 2026 | 06:25

Kemelut Timur Tengah: Siapa Keras Kepala?

Kamis, 16 April 2026 | 05:59

Polisi Ciduk Tiga Remaja Terlibat Tawuran, Satu Positif Sabu

Kamis, 16 April 2026 | 05:45

Selengkapnya