Berita

Sukhoi Tawarkan Kerjasama Riset Gunung Padang

SABTU, 06 SEPTEMBER 2014 | 00:37 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Pejabat senior Irkut Corporation yang juga dikenal sebagai ahli nano material, Viktor Larsin, menyampaikan ketertarikannya pada penelitian yang dilakukan di Gunung Padang, Cianjur, Jawa Barat.

Ketertarikan itu disampaikan Viktor hari Rabu lalu (3/9). Purnawirawan Tentara Rusia itu menghubungi Asisten Staf Khusus Presiden bidang Bantuan Sosial dan Bencana (SKP BSB) Yanno Nonohitui.

Ini bukan kali pertama Viktor dan perusahannya yang merupakan holding pembuat mesin pesawat Sukhoi menyampaikan ketertarikan mereka pada riset Gunung Padang.


Menurut SKP BSB Andi Arief, pihak Viktor sudah berkali-kali menawarkan penelitian bersama di Gunung Padang.

“Dia (Viktor Larsin) menyampaikan selamat atas kemajuan riset Gunung Padang hingga proses eskavasi yang tengah berlangsung. Dia mengikuti perkembangan penelitian Gunung Padang termasuk dilibatkannya TNI,” ujar Andi Arief.

Dalam keterangannya, Viktor Larsin juga mengatakan bahwa Irkut Coperation dan Sukhoi memiliki ketertarikan yang sama terhadap riset yang diinisiasi Andi Arief itu.

“Shukoi selanjutnya masih menawarkan kerjasama riset dengan memberi dukungan peralatan penginderaan paling mutakhir yang dibuat oleh Irkut dan Shukoi,” sambung Andi.

Juga disebutkan bahwa Viktor Larsin dan Perwakilan Sukhoi Asia Tenggara Elena Balakini, dan CEO Sukhoi Igor Ozar skan berkunjung ke Indonesia antara tanggal 3 hingga 6 November mendatang.

Dalam kesempatan itu mereka berkeinginan menggelar diskusi dengan tim peneliti.

“Untuk permintaan berdiskusi ini tentu TTRM menerima. sementara untuk joint research masih belum diperlukan karena kami masih bisa meneliti Gunung Padang,” demikian Andi Arief. [dem]

Populer

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Atap Terminal 3 Ambruk, Penerbangan di Bandara Soekarno-Hatta Dialihkan

Senin, 06 April 2026 | 16:10

UPDATE

35 Ribu Loker Kopdes Merah Putih dan Kampung Nelayan Dibuka, Status BUMN

Kamis, 16 April 2026 | 08:14

Wall Street Melejit: S&P 500 dan Nasdaq Cetak Rekor Baru

Kamis, 16 April 2026 | 08:12

Danantara Gandakan Investasi di Timur Tengah, Fokus pada Ketahanan Energi

Kamis, 16 April 2026 | 07:55

Emas Tergelincir di Tengah Redanya Ketegangan Timur Tengah

Kamis, 16 April 2026 | 07:35

Peringkat Utang Asia Tenggara di Ujung Tanduk, Indonesia Paling Rentan

Kamis, 16 April 2026 | 07:20

Bursa Eropa: Indeks STOXX 600 di Zona Merah, Sektor Luxury Brand Terpukul

Kamis, 16 April 2026 | 07:07

Balai K3 Harus Cegah Kecelakaan Kerja Semaksimal Mungkin

Kamis, 16 April 2026 | 06:53

BGN Gandeng Bobon Santoso Gelar Masak Besar MBG

Kamis, 16 April 2026 | 06:25

Kemelut Timur Tengah: Siapa Keras Kepala?

Kamis, 16 April 2026 | 05:59

Polisi Ciduk Tiga Remaja Terlibat Tawuran, Satu Positif Sabu

Kamis, 16 April 2026 | 05:45

Selengkapnya