Berita

Politik

Ray: Oposisi Gaya Koalisi Merah Putih Tidak Memperkuat Politik Kebangsaan

KAMIS, 04 SEPTEMBER 2014 | 18:28 WIB | LAPORAN: ALDI GULTOM

. Terkait pembahasan RUU Pilkada, awalnya hampir semua fraksi di DPR RI menginginkan pemilihan kepala daerah tetap dilakukan secara langsung.

Namun, pengamat politik, Ray Rangkuti, mencermati ada perubahan mendadak sikap tiga fraksi yang tergabung dalam Koalisi Merah Putih di Pilpres lalu, yaitu fraksi PAN, fraksi Gerindra dan fraksi Golkar. Mereka mendadak setuju penetapan kepala daerah lewat DPRD. Menurutnya, perubahan itu menggelikan.

Padahal semula hanya fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) yang menginginkan pemilihan bupati/wali kota lewat DPRD.


"Sikap ini seperti ingin menunjukkan bahwa parlemen dikuasai oposisi. Memberi sinyal ke kubu Jokowi-JK bahwa kekuatan kubu merah putih di parlemen adalah mayoritas," kata Direktur Eksekutif Lingkar Madani untuk Indonesia (Lima) itu, dalam rilisnya (Kamis, 4/9).

Namun ditegaskannya bahwa bukan gaya dan watak oposisi seperti itu yang hendak dibudayakan dalam demokrasi Indonesia.

"Oposisi sejatinya memperkuat politik kebangsaan. Bahwa kepentingan bangsa adalah di atas segala kepentingan-kepentingan sektoral kita," tegasnya.

Kata dia, adalah sebuah kemunduran bila parpol mengubah sikap untuk sekadar mensolidkan dan memperkuat kelompok dengan mengorbankan capaian-capaian strategis kebangsaan yang salah satunya adalah pelaksanaan Pilkada langsung di kabupaten atau kota.

"Lebih-lebih tidak ada penjelasan kuat atas sikap itu selain menempel argumen pemerintah yang sebelumnya mereka tolak secara seksama," tambahnya. [ald]

Populer

Mantan Jubir KPK Tessa Mahardhika Lolos Tiga Besar Calon Direktur Penyelidikan KPK

Rabu, 24 Desember 2025 | 07:26

Kejagung Copot Kajari Kabupaten Tangerang Afrillyanna Purba, Diganti Fajar Gurindro

Kamis, 25 Desember 2025 | 21:48

Sarjan Diduga Terima Proyek Ratusan Miliar dari Bupati Bekasi Sebelum Ade Kuswara

Jumat, 26 Desember 2025 | 14:06

Mantan Wamenaker Noel Ebenezer Rayakan Natal Bersama Istri di Rutan KPK

Kamis, 25 Desember 2025 | 15:01

8 Jenderal TNI AD Pensiun Jelang Pergantian Tahun 2026, Ini Daftarnya

Rabu, 24 Desember 2025 | 21:17

Camat Madiun Minta Maaf Usai Bubarkan Bedah Buku ‘Reset Indonesia’

Selasa, 23 Desember 2025 | 04:16

Adik Kakak di Bekasi Ketiban Rezeki OTT KPK

Senin, 22 Desember 2025 | 17:57

UPDATE

BSI Tutup 2025 dengan Syukur dan Spirit Kemanusiaan

Kamis, 01 Januari 2026 | 18:11

KUHP Baru Hambat Penuntasan Pelanggaran HAM Berat

Kamis, 01 Januari 2026 | 18:10

TNI AL Gercep Selamatkan Awak Speedboat Tenggelam di Perairan Karimun

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:58

BNPB Laporkan 1.050 Huntara Selesai Dibangun di Aceh

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:55

Indonesia Menjadi Presiden HAM PBB: Internasionalisme Indonesia 2.O

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:51

Prabowo Ungkap Minat Swasta Manfaatkan Endapan Lumpur Bencana Aceh

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:46

YLBHI: Pasal-pasal di KUHP Baru Ancam Kebebasan Berpendapat

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:39

Satgas Pemulihan Bencana Harus Hadir di Lapangan Bukan Sekadar Ruang Rapat

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:19

Saatnya Indonesia Mengubah Cara Mengelola Bencana

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:11

Purbaya Klaim Ekonomi Membaik, Tak Ada Lagi Demo di Jalan

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:11

Selengkapnya