Berita

ananda krishnan/net

Ternyata Pengusaha Malaysia yang Tersandung Korupsi di India Juga Bermasalah di Indonesia

KAMIS, 04 SEPTEMBER 2014 | 06:57 WIB | LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI

. Ternyata kasus korupsi yang ditangani Central Bureau of Investigation (CBI) dengan terdakwa mantan Menteri Telekomunikasi India, Dayanidhi Maran, serta Ralph Marshall dan anak buahnya yang merupakan konglomerat Malaysia Ananda Krishnan menuai tanggapan dari mantan mitra bisnisnya di Indonesia, yaitu PT. Ayunda Prima Mitra.

Kuasa hukum PT. Ayunda Prima Mitra, Anthony Saragi, mengungkapkan bahwa beberapa waktu yang lalu kliennya juga sudah pernah mengadukan tindak pidana yang dilakukan oleh CEO Astro Asia Network Plc Ralph Marshall ke Mabes Polri dan berkas laporan pun telah dinyatakan lengkap.

Anthony Saragi menjelaskan, Astro Asia Network PLC yang merupakan unit usaha Astro Group, pernah melakukan kerjasama dengan kliennya untuk membentuk dan memiliki saham PT Direct Vision untuk menjalankan bisnis televisi berbayar dengan merek "Astro". Namun dalam pelaksanaannya, pihak Astro Group melalui Ralph Marshall melakukan klaim atas biaya operasional yang tidak wajar dan membukukan sejumlah biaya sebagai utang sehingga sebagai pemegang saham Ayunda dirugikan tidak kurang dari 90 juta dolar AS.


"Pada 2009 klien kami melaporkan Ralph Marshall dan Astro Group ke Mabes Polri dengan butir gugatan yakni perbuatan melawan hukum dan laporan polisi terkait dengan dugaan tindak pidana penggelapan, penipuan, money laundering dan pemalsuan," katanya saat dihubungi wartawan (Rabu, 3/9).

Ia melanjutkan, walaupun atas laporan dugaan tindak pidana penggelapan dalam jabatan, penipuan , dan money laundering diterbitkan Surat Penghentian Penyidikan Perkara (SP3), namun untuk laporan atas dugaan tindak pidana pemalsuan surat yang dilakukan oleh Ralph Marshal Cs, seperti merekayasa pencatatan data keuangan sehingga PT. Direct Vision dinyatakan behutang kepada PT. Astro, Mabes Polri menyatakan berkasnya sudah lengkap dan sesuai prosedur sehingga Ralph Marshall ditetapkan sebagai tersangka pada 9 maret 2012.

"Namun ketika Kejaksaan meminta tersangka dihadirkan, pihak Polri kesulitan," demikian Anthony Saragi. [ysa]

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

Usai Dilantik, Jumhur Tegaskan Status Hukum Bersih dari Vonis 10 Bulan

Senin, 27 April 2026 | 21:08

UPDATE

AS dan Iran Kembali Saling Serang

Selasa, 05 Mei 2026 | 12:02

Rupiah Melemah Tajam ke Rp17.400, BI Soroti Tekanan Global

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:40

Ekonomi RI Tumbuh 5,61 Persen di Kuartal I-2026, Tertinggi Sejak Pandemi Covid-19

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:32

Harga Minyak Melonjak Meski OPEC+ Berencana Tambah Produksi

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:22

Polri Larang Anggota Live Streaming Saat Berdinas

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:18

Kenaikan HET MinyaKita Picu Harga Lewati Batas Wajar

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:09

Prabowo Minta Kampus Bantu Pemda Atasi Masalah Sampah hingga Tata Kota

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:09

Penyelidikan Korupsi Lahan Whoosh Mandek, KPK Akui Beban Perkara Menumpuk

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:08

Aktivis HAM Tak Perlu Disertifikasi

Selasa, 05 Mei 2026 | 10:40

Dubes Perempuan RI Baru Sekitar 10 Persen, Jauh dari Target 30 Persen

Selasa, 05 Mei 2026 | 10:40

Selengkapnya