Berita

lalu mara/net

Golkar Solid dan Semua Bakal Calon Ketum Siap Munas 2015

SELASA, 02 SEPTEMBER 2014 | 10:51 WIB | LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI

. Pernyataan Wakil Ketua Umum Golkar Agung Laksono yang memastikan siap bila Musyawarah Nasional (Munas) Golkar digelar pada 2015 membuktikan bahwa Golkar sudah solid.

Lebih-lebih Agung, yang selama ini dinilai berbeda sikap soal pelaksanaan Munas, juga mendukung sikap Golkar untuk menjadi penyeimbang pemerintahan Jokowi-JK dan tetap berada di barisan Koalisi Merah Putih. Bahkan, buka cuma Agung, nama-nama lain yang juga disebutkan bakal calon ketum Golkar juga sudah satu garis.

"Pak Agung Laksono, MS Hidayat, Airlangga Hartanto, dan Priyo Budi Santoso taat azas dan patuh pada keputusan organisasi," kata Wakil Sekjen Golkar, Lalu Mara Satriawangsa, kepada Rakyat Merdeka Online beberapa saat lalu (Selasa, 2/9).


Lalu Mara, yang merupakan Jurubicara Aburizal Bakrie, juga memastikan bahwa Ketua Umum Aburizal Bakrie telah memberikan sikap positif kepada Agung. Dan memang, sebagaimana keputusan Munas Golkar di Pekanbaru pada 2009, menyatakan Munas selanjutnya dilaksanakan pada 2015.

"Ketum menyambut baik juga. Ketum dua kali ketemu dengan Pak Agung, dijelaskan kenapa Munas harus 2015. Diingatkan ke Pak Agung, itu agar Pemilu 2019 tak terganggu," kata Lalu Mara, sambil mengatakan bila Munas dilaksanakan 2015 maka Munas selanjutnya akan digelar pada 2020, setelah Pemilu 2019.

Lalu Mara menambahkan, Golkar tetap berada di Koalisi Merah Putih dan akan berperan sebagai penyeimbang pemerintahan, setidaknya sampai saat ini sebelum Munas 2015 digelar. [ysa]

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

Usai Dilantik, Jumhur Tegaskan Status Hukum Bersih dari Vonis 10 Bulan

Senin, 27 April 2026 | 21:08

UPDATE

AS dan Iran Kembali Saling Serang

Selasa, 05 Mei 2026 | 12:02

Rupiah Melemah Tajam ke Rp17.400, BI Soroti Tekanan Global

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:40

Ekonomi RI Tumbuh 5,61 Persen di Kuartal I-2026, Tertinggi Sejak Pandemi Covid-19

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:32

Harga Minyak Melonjak Meski OPEC+ Berencana Tambah Produksi

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:22

Polri Larang Anggota Live Streaming Saat Berdinas

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:18

Kenaikan HET MinyaKita Picu Harga Lewati Batas Wajar

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:09

Prabowo Minta Kampus Bantu Pemda Atasi Masalah Sampah hingga Tata Kota

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:09

Penyelidikan Korupsi Lahan Whoosh Mandek, KPK Akui Beban Perkara Menumpuk

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:08

Aktivis HAM Tak Perlu Disertifikasi

Selasa, 05 Mei 2026 | 10:40

Dubes Perempuan RI Baru Sekitar 10 Persen, Jauh dari Target 30 Persen

Selasa, 05 Mei 2026 | 10:40

Selengkapnya