Berita

ray rangkuti/net

Politik

Lima Catatan Lima Indonesia untuk Pansus Pemilu DPR

SELASA, 02 SEPTEMBER 2014 | 10:14 WIB | LAPORAN: ALDI GULTOM

Komisi II DPR akhirnya menetapkan pembentukan Pansus Pemilu 2014 sebagai upaya perbaikan kualitas penyelenggaraan Pemilu di Indonesia.

Direktur Eksekutif Lingkar Madani (Lima) Indonesia, Ray Rangkuti mencermati setidaknya ada lima catatan terkait hal ini.

"Pertama, Pansus ini disebut dengan istilah Pansus Pemilu. Dengan begitu, Pansus ini tidak hanya menyasar carut marut Pilpres tapi juga pelaksanaan Pileg yang lalu," paparnya.


Catatan kedua Lima, lanjut Ray, Pansus ini hanya memiliki kewenangan sebatas evaluasi menyeluruh pelaksanaan Pemilu dan Pilpres 2014. Di luar itu, Pansus DPR jelas tidak memiliki kewenangan.

"Misalnya, menghendaki adanya penundaan pelantikan presiden terpilih atau menyebut hasil Pilpres tidak sah," terang Ray.

Catatan ketiga terkait pengakuan keabsahan Pemilu dan Pilpres juga dinyatakan di dalam hasil rapat Komisi II. Komisi II dengan tegas menyatakan menerima hasil pelaksanaan Pilpres 2014 tetapi tetap dengan membutuhkan evaluasi. Dengan demikian, pikiran Pansus dapat membatalkan hasil Pilpres sudah tak relevan.

"Keempat, karena khususnya titik utama persoalan Pemilu ada pada daftar pemilih tetap (DPT), maka sudah semestinya Komisi II jg mempersoalkan kinerja Kemendagri," tegas Ray.

Seperti diketahui, Kemendagri adalah sumber utama DPT. Ketidakakuratan DPT tak bisa dilepaskan dengan kinerja Mendagri dalam menyusun DP4 yang merupakan basis utama penetapan DPT. Ini berarti, lanjut Ray, Pansus tidak melulu melihat bahwa persoalannya hanya di KPU sebagai penyelenggara.

Terakhir, Ray menekankan bahwa Pansus Pemilu tidak dimaksudkan untuk tujuan-tujuan politik jangka pendek. Apalagi misalnya, dibentuk demi tujuan membatalkan hasil Pemilu dan Pilpres 2014.

"Jelas jika itu tujuannya, kita menolaknya," tegas Ray.[wid]

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

Omongan Amien Rais Dibenarkan Publik selama Tak Dibantah Teddy

Kamis, 07 Mei 2026 | 02:15

UPDATE

Prabowo Joget Tabola Bale Bersama Warga Miangas

Sabtu, 09 Mei 2026 | 15:08

Pengamat Nilai Kritik Amien Rais ke Seskab Teddy Masuk Ranah Privat

Sabtu, 09 Mei 2026 | 14:55

Perempuan Bangsa Dampingi Santriwati Korban Kekerasan Seksual di Pati

Sabtu, 09 Mei 2026 | 14:11

Prabowo Dorong Dialog ASEAN Hadapi Krisis Myanmar dan Konflik Perbatasan

Sabtu, 09 Mei 2026 | 14:00

ASEAN Perkuat Ketahanan Pangan dan Energi Hadapi Krisis Global

Sabtu, 09 Mei 2026 | 13:35

Konflik AS-Iran Mendorong Harga Pangan Global ke Level Tertinggi

Sabtu, 09 Mei 2026 | 13:17

Lisa BLACKPINK Dipastikan Tampil di Opening Piala Dunia 2026

Sabtu, 09 Mei 2026 | 12:56

Survei NRI: Kepuasan Publik terhadap Prabowo-Gibran Tembus 80 Persen

Sabtu, 09 Mei 2026 | 12:45

Waspada Hantavirus dari Tikus, Ini Cara Mencegah Penyebarannya

Sabtu, 09 Mei 2026 | 12:33

Brimob Diterjunkan Saat Penggerebekan Judi Online Internasional di Jakbar

Sabtu, 09 Mei 2026 | 12:22

Selengkapnya