Berita

sby-boediono/net

Inilah Tujuh Menteri SBY yang Kompak Mau Mundur Bulan Ini

SENIN, 01 SEPTEMBER 2014 | 08:08 WIB | LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI

. Tujuh menteri SBY akan mengundurkan diri bulan September ini .

Mereka adalah Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Jero Wacik, Menteri Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah Syarif Hasan, Menteri Perhubungan E.E. Mangindaan, Menteri Kehutanan Zulkifli Hasan, Menteri Komunikasi dan Informatika Tifatul Sembiring, Menteri Tenaga Kerja Transmigrasi Muhaimin Iskandar, dan Menteri Pembangunan Daerah Tertinggal Helmy Faishal Zaini.

Mereka mengundurkan diri lantaran akan mengikuti pelantikan anggota DPR pada 1 Oktober 2014 mendatang. Sebelum dilantik, mereka diwajibkan untuk melepas jabatannya guna menghindari adanya rangkap jabatan. Rencananya, mereka akan kompak mundur pada tanggal 25 September mendatang.


"Hanya ada tujuh menteri yang nanti pada tanggal 25 September sesuai ketentuan harus mundur karena dilantik menjadi anggota DPR" ujar Menteri Koordinator Kesejahteraan Rakyat (Menko Kesra) Agung Laksono, sebagaimana dilansir JPNN (Senin, 1/9).

Saat ditanya mengenai rencana pengisian kekosongan jabatan tersebut, Agung menuturkan, bahwa hingga kini masih belum ada instruksi atau rencana dari Presiden SBYperihal kemungkinan jabatan menteri yang akan kosong. Presiden juga belum memutuskan pejabat yang akan mengisi posisi tersebut. masih belum ada putusan itu juga menyangkut posisi Chairul Tanjung (CT) yang akan ditinggalkan empat menteri ekonominya.

"Itu terserah presiden. Ya semestinya tidak boleh kosong karena nanti ada peralihan ke kabinet baru. Bisa dirangkap semua, bisa juga dibagi-bagi. Toh hanya satu bulan," demikian Agung. [ysa]

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

Usai Dilantik, Jumhur Tegaskan Status Hukum Bersih dari Vonis 10 Bulan

Senin, 27 April 2026 | 21:08

UPDATE

AS dan Iran Kembali Saling Serang

Selasa, 05 Mei 2026 | 12:02

Rupiah Melemah Tajam ke Rp17.400, BI Soroti Tekanan Global

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:40

Ekonomi RI Tumbuh 5,61 Persen di Kuartal I-2026, Tertinggi Sejak Pandemi Covid-19

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:32

Harga Minyak Melonjak Meski OPEC+ Berencana Tambah Produksi

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:22

Polri Larang Anggota Live Streaming Saat Berdinas

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:18

Kenaikan HET MinyaKita Picu Harga Lewati Batas Wajar

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:09

Prabowo Minta Kampus Bantu Pemda Atasi Masalah Sampah hingga Tata Kota

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:09

Penyelidikan Korupsi Lahan Whoosh Mandek, KPK Akui Beban Perkara Menumpuk

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:08

Aktivis HAM Tak Perlu Disertifikasi

Selasa, 05 Mei 2026 | 10:40

Dubes Perempuan RI Baru Sekitar 10 Persen, Jauh dari Target 30 Persen

Selasa, 05 Mei 2026 | 10:40

Selengkapnya