ilustrasi/net
ilustrasi/net
"Sehingga kritik, saran yamg konstruktif untuk pembenahan kedalam dianggap sebagai mengobok obok, menginjak injak secara kelembagaan," kata Sekretaris Jenderal DPP Gerakan Pemuda Nusantara, Muhammad Adnan, kepada Rakyat Merdela Online beberapa saat lalu (Senin, 1/9).
Adnan pun menilai, kebutuhan lembaga kontrol yang kuat dan kredibel bagi lembaga penegak hukum saat ini sudah sangat mendesak. Sebab dengan kekuasaan besar yang diberikan UU, maka potensi penyalahgunaan kekuasaan untuk kepentingan tertentu menjadi sebuah keniscayaan.
Populer
Sabtu, 25 April 2026 | 15:43
Sabtu, 25 April 2026 | 05:15
Sabtu, 25 April 2026 | 02:37
Minggu, 26 April 2026 | 11:05
Senin, 27 April 2026 | 03:59
Senin, 27 April 2026 | 14:16
Senin, 27 April 2026 | 21:08
UPDATE
Selasa, 05 Mei 2026 | 12:02
Selasa, 05 Mei 2026 | 11:40
Selasa, 05 Mei 2026 | 11:32
Selasa, 05 Mei 2026 | 11:22
Selasa, 05 Mei 2026 | 11:18
Selasa, 05 Mei 2026 | 11:09
Selasa, 05 Mei 2026 | 11:09
Selasa, 05 Mei 2026 | 11:08
Selasa, 05 Mei 2026 | 10:40
Selasa, 05 Mei 2026 | 10:40