Berita

Nonot Harsono/net

Politik

Nonot Harsono Dibilang Tepat Gantikan Tifatul Sembiring

MINGGU, 31 AGUSTUS 2014 | 22:38 WIB | LAPORAN:

Presiden terpilih Joko Widodo dan Wapres Jusuf Kalla terus menjaring masukan tentang  figur yang dinilai layak dipertimbangkan membantunya  dalam berbagai posisi  pemerintahan.

Kali ini, Nonot Harsono yang menjadi Komisioner Badan Regulasi Telekomunikasi Indonesia (BRTI) digadang-gadang sejumlah praktisi teknologi informasi dan ahli kebijakan publik masuk bursa Kominfo yang saat ini dipimpin Tifatul Sembiring.
 
"Nonot tepat menduduki posisi tersebut karena bersih, profesional dan tahu seluk beluk teknologi informasi dan telekomunikasi," kata dosen Universitas Pertahanan sekaligus pakar kebijakan publik Riant Nugroho di Jakarta (Minggu, 31/8).
 

 
Menurut Nugroho, Kominfo membutuhkan tokoh  yang memiliki kemampuan manajemen yang baik,  diterima oleh industri dan memahami ruang lingkup teknologi informasi dan telekomunikasi.
 
Secara terpisah, Nonot Harsono menilai posisi Kementrian Komunikasi dan Informatika  sangat strategis karena mampu membuat jalannya pemerintahan lebih transparan, efisien dan mendorong kemajuan ekonomi bangsa. “Yang lebih penting lagi karena teknologi informasi dan telekomunikasi memperkokoh persatuan dan kesatuan bangsa,” terangnya.
 
Ditambahkannya, telekomunikasi dan teknologi informasi (KOMINFO/ICT) adalah infrastruktur utama pembangunan perekonomian yang merupakan sarana penting dalam proses transformasi menjadi bangsa yang maju, memiliki peranan besar mensejahterakan kehidupan bangsa dan mampu mendorong kemandirian serta peningkatan daya saing nasional.
 
Menurut Nonot, untuk memajukan TIK Indonesia, pemerintah khususnya kementerian Kominfo harus serius membenahi infrastruktur teknologi.

"Membangun infrastruktur TIK selama ini masih tumpang tindih dan kepentingannya masih jangka pendek," imbuh magister teknik jebolan ITS tersebut. 

Komisioner BRTI ini pun berharap pemerintahan baru Jokowi-JK menata  kembali  posisi kementrian Komunikasi dan Informasi supaya lebih efisien dan  memberi dampak  berarti dalam jangka panjang.[dem]

Populer

Mantan Jubir KPK Tessa Mahardhika Lolos Tiga Besar Calon Direktur Penyelidikan KPK

Rabu, 24 Desember 2025 | 07:26

Kejagung Copot Kajari Kabupaten Tangerang Afrillyanna Purba, Diganti Fajar Gurindro

Kamis, 25 Desember 2025 | 21:48

Sarjan Diduga Terima Proyek Ratusan Miliar dari Bupati Bekasi Sebelum Ade Kuswara

Jumat, 26 Desember 2025 | 14:06

Mantan Wamenaker Noel Ebenezer Rayakan Natal Bersama Istri di Rutan KPK

Kamis, 25 Desember 2025 | 15:01

8 Jenderal TNI AD Pensiun Jelang Pergantian Tahun 2026, Ini Daftarnya

Rabu, 24 Desember 2025 | 21:17

Camat Madiun Minta Maaf Usai Bubarkan Bedah Buku ‘Reset Indonesia’

Selasa, 23 Desember 2025 | 04:16

Adik Kakak di Bekasi Ketiban Rezeki OTT KPK

Senin, 22 Desember 2025 | 17:57

UPDATE

BSI Tutup 2025 dengan Syukur dan Spirit Kemanusiaan

Kamis, 01 Januari 2026 | 18:11

KUHP Baru Hambat Penuntasan Pelanggaran HAM Berat

Kamis, 01 Januari 2026 | 18:10

TNI AL Gercep Selamatkan Awak Speedboat Tenggelam di Perairan Karimun

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:58

BNPB Laporkan 1.050 Huntara Selesai Dibangun di Aceh

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:55

Indonesia Menjadi Presiden HAM PBB: Internasionalisme Indonesia 2.O

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:51

Prabowo Ungkap Minat Swasta Manfaatkan Endapan Lumpur Bencana Aceh

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:46

YLBHI: Pasal-pasal di KUHP Baru Ancam Kebebasan Berpendapat

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:39

Satgas Pemulihan Bencana Harus Hadir di Lapangan Bukan Sekadar Ruang Rapat

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:19

Saatnya Indonesia Mengubah Cara Mengelola Bencana

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:11

Purbaya Klaim Ekonomi Membaik, Tak Ada Lagi Demo di Jalan

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:11

Selengkapnya