Berita

Dunia

21 Mayat Imigran Suriah Terapung di Perairan Mediterania

MINGGU, 31 AGUSTUS 2014 | 13:21 WIB | LAPORAN: SHOFFA A FAJRIYAH

Penjaga pantai Tunisia menemukan 21 mayat, yang kemungkinan besar merupaka imigran Suriah, pada Sabtu (30/8).

Dugaan itu lantaran adanya kasus perahu imigran Suriah yang tenggelam di Laut Mediterania, dekat perbatasan maritim dengan Libya.

"Penjaga pantai berhasil menemukan 21 mayat (imigran Suriah) pada Sabtu. Di antara para korban tewas terdapat delapan perempuan dan lima anak-anak. " kata salah seorang penjaga pantai di kota Ben Guerdan, Mustapha Abd El Kabir, seperti dikutip dari Reuters.


Menurut penjaga pantai, kemungkinan perahu karam akibat kelebihan muatan. Diduga, para imigran melepas jangkar dari Libya menuju Eropa, benua yang selama ini menjadi tujuan para imigran asal Suriah.

Sehari sebelumnya (Jumat, 28/8), penjaga pantai Tunisia juga menemukan 15 mayat imigran yang mengapung di perairan Laut Mediterania.[wid]

Populer

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

UPDATE

Harga Emas Dunia Terkoreksi Saat Ultimatum Trump Dekati Tenggat

Senin, 06 April 2026 | 08:19

Krisis Global Memanas, Industri Air Minum Tercekik Lonjakan Harga Kemasan

Senin, 06 April 2026 | 08:06

Sektor Bisnis Arab Saudi Terpukul, Pertama Kalinya dalam 6 Tahun

Senin, 06 April 2026 | 08:00

Trump Ancam Ciptakan Neraka untuk Iran jika Selat Hormuz Tak Dibuka

Senin, 06 April 2026 | 07:48

AS Berhasil Selamatkan Pilot Jet Tempur F-15 di Pegunungan Iran

Senin, 06 April 2026 | 07:36

Strategi WFH di Berbagai Negara Demi Efisiensi Energi

Senin, 06 April 2026 | 07:21

Cadangan Pangan Pemerintah Capai Level Tertinggi, Aman hingga Tahun Depan

Senin, 06 April 2026 | 07:06

Daya Kritis PBNU ke Pemerintah Makin Melempem

Senin, 06 April 2026 | 06:32

Amerika Negara dengan Ideologi Kapitalisme Menindas

Senin, 06 April 2026 | 06:12

Isu Pemakzulan Prabowo Belum Padam Total

Senin, 06 April 2026 | 06:07

Selengkapnya