Berita

isis/net

Dunia

Gara-gara ISIS, Jumlah Pengungsi Irak Meningkat

SABTU, 30 AGUSTUS 2014 | 17:00 WIB | LAPORAN: SHOFFA A FAJRIYAH

Krisis ekonomi dan politik serta kemunculan gerakan ISIS di Irak telah mengakibatkan sebanyak lebih dari 1,6 juta orang mengungsi, terhitung sejak awal tahun ini.

Begitu hasil laporan dari Kantor untuk Koordinasi Urusan Kemanusiaan (Office for the Coordination of Humanitarian Affairs/OCHA) melaporkan bahwa lebih dari 1,6 juta orang di Irak telah mengungsi sejak awal tahun ini.

"Diperkirakan, lebih dari 600 ribu orang mengungsi di bulan Agustus saja," kata jurubicara PBB Stephane Dujarric seperti dilansir Xinhua (Sabtu, 30/8).


Dujarric menambahkan bahwa para pengungsi yang tinggal di lebih dari 1.500 lokasi di seluruh negeri berada dalam kondisi yang sangat mengerikan.

"Kenaikan ini karena adanya kekerasan baru di berbagai daerah di Irak, khususnya di Provinsi Ninewa, Diyala, dan Anbar," lanjut Dujarric.

Menurut OCHA, sekitar 6.000 orang telah mendapatkan bantuan tunai, 9.000 orang mendapatkan bantuan hukum gratis dan lebih dari 3.000 orang dirujuk untuk layanan dan bantuan.

Krisis di Irak meningkat setelah militan ISIS menguasai Mosul sejak 10 Juni lalu. Meningkatnya kekerasan antara kelompok bersenjata dan pasukan pemerintah telah menyebabkan ratusan ribu orang membutuhkan bantuan. [ian]

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

UPDATE

KPK: Capres hingga Kepala Daerah Idealnya Tidak Karbitan

Minggu, 26 April 2026 | 17:35

Victor Orban Angkat Kaki dari Parlemen Hongaria, Fokus Benahi Partai

Minggu, 26 April 2026 | 17:18

Menlu Iran Temui Sultan Oman setelah Mediasi di Pakistan Gagal

Minggu, 26 April 2026 | 16:38

Respons Dedi Mulyadi Disindir "Shut Up KDM"

Minggu, 26 April 2026 | 16:37

PAD Retribusi Sampah Bocor Rp20 Miliar, Baunya di Saku Birokrat?

Minggu, 26 April 2026 | 16:01

Beyond Nostalgia ALJIRO Dorong Alumni Berperan untuk SDM

Minggu, 26 April 2026 | 15:50

Tersangka Penembakan Gala Dinner Wartawan Incar Pejabat Trump

Minggu, 26 April 2026 | 15:50

Comeback Sempurna di Bawah Keteduhan Trembesi

Minggu, 26 April 2026 | 15:42

Dua Laksamana Masuk Bursa Kuat KSAL

Minggu, 26 April 2026 | 15:40

Daycare Lakukan Kekerasan Harus Dicabut Izin dan Pelaku Dipenjara

Minggu, 26 April 2026 | 14:57

Selengkapnya