Berita

ilustrasi/net

Dunia

Bom Mobil Taliban Hajar Kantor Badan Intelijen Afghanistan

SABTU, 30 AGUSTUS 2014 | 13:25 WIB | LAPORAN: SHOFFA A FAJRIYAH

Kantor Badan Intelijen Afghanistan (NDS) yang terletak di Jalalabad, Provinsi Nangarhar, diserang bom mobil bikinan kelompok Taliban, pagi tadi (Sabtu, 30/8).

"Serangan bom mobil itu menargetkan kantor NDS di Provinsi Nangarhar.
Kemudian beberapa militan mulai menyerang kantor," ungkap jurubicara
pemerintah provinsi Nangarhar, Ahmad Zia Abdulzai, kepada AFP.


Abdulzai menambahkan, setidaknya tiga pegawai NDS dan tiga anggota Taliban tewas setelah terlibat baku tembak.

Kepala RSUD Nangarhar, Najeebullah Kamawal, mengatakan bahwa pihaknya telah menerima enam jenazah dan puluhan korban luka.

"Enam mayat dan 46 terluka dibawa ke rumah sakit. Kebanyakan korban luka-luka akibat terkena pecahan kaca," jelas Kamawal.

Jurubicara Taliban, Zabihullah Mujahid, mengklaim bertanggung jawab atas serangan dalam sebuah pernyataan lewat email kepada pihak media massa.

Direktorat Intelijen telah secara rutin menjadi sasaran militan. Pada bulan Desember 2012, kepala NDS, Asadullah Khalid, mengalami luka serius juga akibat serangan Taliban. [ald]

Populer

10.060 Jemaah Umrah Telah Kembali ke Tanah Air

Kamis, 05 Maret 2026 | 09:09

Rumah Bersejarah di Menteng Berubah Wujud

Sabtu, 07 Maret 2026 | 22:49

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

Harga Tiket Pesawat Kembali Tidak Masuk Akal

Selasa, 03 Maret 2026 | 03:51

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Siapa Berbohong, Fadia Arafiq atau Ahmad Luthfi?

Sabtu, 07 Maret 2026 | 06:42

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

UPDATE

Prabowo Desak Bos Batu Bara dan Sawit Dahulukan Pasar Domestik

Sabtu, 14 Maret 2026 | 00:10

Polisi Harus Ungkap Pelaku Serangan Brutal terhadap Aktivis KontraS

Sabtu, 14 Maret 2026 | 00:10

Aparat Diminta Gercep Usut Penyiraman Air Keras terhadap Pembela HAM

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:55

Prabowo Ingatkan Pejabat: Open House Lebaran Jangan Terlalu Mewah

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:55

Bahlil Tepis Isu Batu Bara PLTU Menipis, Stok Rata-rata Masih 14 Hari

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:38

Purbaya Lapor Prabowo Banyak Ekonom Aneh yang Sebut RI Resesi

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:32

Kekerasan Terhadap Pembela HAM Ancaman Nyata bagi Demokrasi

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:12

Setengah Penduduk RI Diperkirakan Mudik Lebaran 2026

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:07

Mentan: Cadangan Beras Hampir Lima Juta Ton, Cukup Hingga Akhir Tahun

Jumat, 13 Maret 2026 | 22:48

Komisi III DPR Minta Dalang Penyerangan Air Keras Aktivis KontraS Dibongkar

Jumat, 13 Maret 2026 | 22:32

Selengkapnya