Berita

net

Dunia

AS Kirim Ribuan Senjata dan Rudal Bantu Lebanon Hadapi ISIS

SABTU, 30 AGUSTUS 2014 | 11:45 WIB | LAPORAN: SHOFFA A FAJRIYAH

Sebuah pesawat militer Amerika Serikat yang mengangkut senjata, amunisi dan peralatan telah tiba di Bandara Internasional di Beirut, Lebanon.

"Dukungan untuk tentara Lebanon dan layanan keamanan lainnya adalah prioritas utama bagi Amerika Serikat," kata Duta Besar AS untuk Lebanon, David Hale, dalam pernyataannya pada Jumat (29/8), seperti disiarkan Fox News.

Hale menjelaskan bahwa serangan militan ISIS di kota perbatasan Arsal menjadi alasan AS bergerak cepat untuk memasok tentara Lebanon dengan senjata dan amunisi, juga mengamankan perbatasan Lebanon.


"Lebanon meminta, dan Amerika memberikan," lanjutnya.

Pengiriman itu terdiri dari 480 rudal, lebih dari 1.500 senapan M16-A4 dan sejumlah mortir.

Tidak hanya itu, Hale mengungkapkan bahwa selama beberapa pekan mendatang amunisi dan persenjataan berat lainnya akan kembali dikirim Amerika Serikat kepada tentara Lebanon.

Pada 2 Agustus lalu, militan ISIS menyusup ke kota perbatasan Arsal. Tentara Lebanon terlibat dalam pertempuran sengit dengan militan, menyebabkan sedikitnya 18 tentara tewas dan 86 lainnya terluka.

Tak hanya AS yang memberikan bantuan kepada Lebanon untuk memperkuat tentaranya, Arab Saudi juga meluncurkan hibah senilai US$ 1 miliar yang didedikasikan untuk militer Lebanon. [ald]

Populer

10.060 Jemaah Umrah Telah Kembali ke Tanah Air

Kamis, 05 Maret 2026 | 09:09

Rumah Bersejarah di Menteng Berubah Wujud

Sabtu, 07 Maret 2026 | 22:49

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

Harga Tiket Pesawat Kembali Tidak Masuk Akal

Selasa, 03 Maret 2026 | 03:51

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Siapa Berbohong, Fadia Arafiq atau Ahmad Luthfi?

Sabtu, 07 Maret 2026 | 06:42

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

UPDATE

Prabowo Desak Bos Batu Bara dan Sawit Dahulukan Pasar Domestik

Sabtu, 14 Maret 2026 | 00:10

Polisi Harus Ungkap Pelaku Serangan Brutal terhadap Aktivis KontraS

Sabtu, 14 Maret 2026 | 00:10

Aparat Diminta Gercep Usut Penyiraman Air Keras terhadap Pembela HAM

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:55

Prabowo Ingatkan Pejabat: Open House Lebaran Jangan Terlalu Mewah

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:55

Bahlil Tepis Isu Batu Bara PLTU Menipis, Stok Rata-rata Masih 14 Hari

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:38

Purbaya Lapor Prabowo Banyak Ekonom Aneh yang Sebut RI Resesi

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:32

Kekerasan Terhadap Pembela HAM Ancaman Nyata bagi Demokrasi

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:12

Setengah Penduduk RI Diperkirakan Mudik Lebaran 2026

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:07

Mentan: Cadangan Beras Hampir Lima Juta Ton, Cukup Hingga Akhir Tahun

Jumat, 13 Maret 2026 | 22:48

Komisi III DPR Minta Dalang Penyerangan Air Keras Aktivis KontraS Dibongkar

Jumat, 13 Maret 2026 | 22:32

Selengkapnya