Berita

Nusantara

Khawatir Mata Pencaharian Hilang, Ratusan PKL Geruduk Kantor Pemkot

JUMAT, 29 AGUSTUS 2014 | 20:57 WIB | LAPORAN: SHOFFA A FAJRIYAH

. Ratusan pedagang kaki lima menggeruduk Pemkot Tasikmalaya meminta penjelasan terkait rencana penertiban di pusat perbelanjaan jalan HZ Mustofa, tadi siang.

Ratusan PKL yang biasa berjualan di Jalan HZ Mustofa itu mendatangi kantor Pemkot Tasikmalaya meminta kejelasan Walikota Tasikmalaya Budi Budiman yang rencananya hendak menertibkan pedagang kaki lima yang berjualan di sepanjang jalan tersebut. Para pedagang khawatir mata pencaharian mereka selama ini akan hilang.

Kedatangan ratusan pedagang kaki lima ini langsung ditemui oleh Sekda Kota Tasikmalaya dengan memberikan penjelasan keberadaan Walikota yang tengah melaksanakan sidang Paripurna di Gedung DPRD.


Kedatangan  ratusan PKL ini untuk meminta kepastian hukum terkait adanya rencana Pemkot yang akan menertiban semua pedagang, karena sebelumnya tidak ada sosialisasi.

Sekda Kota Tasikmalaya Idi Hidayat membantah jika Pemkot akan secepatnya menggusur PKL. Menurut Sekda, penertiban PKL di sepanjang HZ Mustofa baru sebatas wacana, karena belum ada anggaran untuk memindahkan para PKL ke tempat baru.

Sebelumnya tim gabungan bentukan Pemkot Tasikmalaya sempat mencoba menertibkan para PKL yang sudah jualan hingga puluhan tahun di tempat tersebut. Namun upaya itu gagal akibat tidak adanya payung hukum untuk pihak Pemkot Tasikmalaya.[dem]

Populer

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

UPDATE

PT CNI Serahkan Duit Rp401 Miliar ke Kejagung

Senin, 31 Agustus 2026 | 20:27

Detik-Detik Bareskrim Gerebek Kasino di Batam: Pemain Panik, Rp7,7 Miliar Disita

Senin, 31 Agustus 2026 | 20:23

Owner VIMA Buka Suara soal Legalitas dan Perizinan Resmi

Senin, 31 Agustus 2026 | 19:51

Masyarakat Diminta Berikan Data Jujur untuk Sukseskan Sensus Ekonomi 2026

Senin, 31 Agustus 2026 | 19:46

Enam Perusahaan di Kalimantan Disanksi Terkait Karhutla

Senin, 31 Agustus 2026 | 19:38

Corpus Juris Civilis Tahun 528 M sebagai Fondasi Hukum Modern

Senin, 31 Agustus 2026 | 19:34

Destry Pimpin BI Cerminkan Kuatnya Kepemimpinan Perempuan

Senin, 31 Agustus 2026 | 19:24

Prabowo Tahu Persis Siapa yang Ingin Menjatuhkannya

Senin, 31 Agustus 2026 | 19:05

PGNMAS Boyong BerandaMAS di Danantara Housing Expo 2026

Senin, 31 Agustus 2026 | 19:03

Kemenperin Minta Tambahan Anggaran Rp1,72 Triliun

Senin, 31 Agustus 2026 | 18:54

Selengkapnya