Berita

jokowi-jk/net

Jokowi-JK Harus Gerak Cepat untuk Realisasikan Program Unggulan

RABU, 27 AGUSTUS 2014 | 13:28 WIB | LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI

. Praktis cuma satu bulan, waktu bagi pemerintahan Jokowi-JK untuk mengoptimalkan APBN Perubahan 2014 setelah dilantik 20 Oktober nanti. Sebab semua program dan kegiatan berbasis APBN harus sudah terlaksana akhir November 2014.

Karena itu, kata ekonom dari Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Negeri Sebelas Maret (UNS) Solo, Lukman Hakim Hasan, mau tak mau Jokowi-JK harus bergerak cepat untuk bisa mengambil sisa tahun anggaran 2014 sehingga bisa menggenjot program unggulan Jokowi, seperti Kartu Indonesia Sehat (KIS) dan Kartu Indonesia Pintar (KIP). Aalokasi anggaran untuk KIS bisa berasal dari alokasi anggaran Jaminan Kesehatan Nasional atau dana Badan Penyelenggara Jaminan Sosial, yang disertai dengan ragam penyesuaian.

"Dan tugas pemerintahan Jokowi mematangkan sistemnya seperti yang dilakukan dengan Kartu Jakarta Sehat di DKI Jakarta,"  kata Lukman beberapa saat lalu (Rabu, 27/8).


Sedangkan untuk KIP, menurut Lukman, dana-dana biasiswa seperti Bidik Misi dari Kemendikbud atau dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) baru cair sekitar September-Oktober 2014.  Dengan alokasi anggaran yang ada itu, KIP juga bisa langsung dimulai realisasinya, yang juga tentu dengan membangun sistemnya secara cepat.

"Dan kami yakin Jokowi bisa melakukannya. Toh sudah teruji, Jokowi bisa melakukannya ketika menjadi Walikota Solo dan Gubernur DKI Jakarta," demikian Lukman. [ysa]

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

Usai Dilantik, Jumhur Tegaskan Status Hukum Bersih dari Vonis 10 Bulan

Senin, 27 April 2026 | 21:08

UPDATE

AS dan Iran Kembali Saling Serang

Selasa, 05 Mei 2026 | 12:02

Rupiah Melemah Tajam ke Rp17.400, BI Soroti Tekanan Global

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:40

Ekonomi RI Tumbuh 5,61 Persen di Kuartal I-2026, Tertinggi Sejak Pandemi Covid-19

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:32

Harga Minyak Melonjak Meski OPEC+ Berencana Tambah Produksi

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:22

Polri Larang Anggota Live Streaming Saat Berdinas

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:18

Kenaikan HET MinyaKita Picu Harga Lewati Batas Wajar

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:09

Prabowo Minta Kampus Bantu Pemda Atasi Masalah Sampah hingga Tata Kota

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:09

Penyelidikan Korupsi Lahan Whoosh Mandek, KPK Akui Beban Perkara Menumpuk

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:08

Aktivis HAM Tak Perlu Disertifikasi

Selasa, 05 Mei 2026 | 10:40

Dubes Perempuan RI Baru Sekitar 10 Persen, Jauh dari Target 30 Persen

Selasa, 05 Mei 2026 | 10:40

Selengkapnya