Berita

Zulkarnaen

Wawancara

WAWANCARA

Zulkarnaen: Kami Bisa Buka Penyelidikan Baru Jika Informasi Nazaruddin Benar

SELASA, 26 AGUSTUS 2014 | 08:22 WIB | HARIAN RAKYAT MERDEKA

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) akan mendalami keterangan M Nazaruddin mengenai dana pemenangan Anas Urbaningrum dalam Kongres Partai Demokrat.

“Kami bisa membuka penyelidikan baru jika informasi yang disampaikan Nazaruddin terbukti benar,’’ ujar Wakil Ketua KPK Zulkarnaen kepada Rakyat Merdeka, Sabtu (23/8).

Seperti diketahui, bekas Bendahara Umum Partai Demokrat M Nazaruddin mengatakan, Anas Urbaningrum pernah sowan ke beberapa pengusaha dan pejabat untuk mencari bantuan dana terkait pencalonan dirinya sebagai ketua umum Demokrat. Salah satu nama pejabat yang disebut Nazaruddin adalah Gubernur DKI Jakarta Fauzi Bowo (Foke).


“Foke janjikan kasih Rp 20 miliar, ada yang lain Rp 30 miliar. Saya catat-catat waktu itu, saya laporkan ke Mas Anas kalau ini hampir dapat Rp 400 miliar sumbangannya,” ujar Nazaruddin saat bersaksi dalam persidangan kasus dugaan korupsi Hambalang dengan terdakwa Anas di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Jakarta, Kamis (21/8).

Sedangkan bekas Wakil Direktur Grup Permai, Yulianis mengungkap, adanya aliran dana ke Ketua DPR Marzuki Alie, anggota DPR Fahri Hamzah dan Sekretaris Jenderal Partai Demokrat Edhie Baskoro Yudhoyono.  

Zulkarnaen selanjutnya mengatakan, semua informasi yang muncul di pengadilan akan didalami. Apalagi bila ada fakta baru. ‘’Kita tunggu saja putusan pengadilan,’’ katanya.

Berikut kutipan selengkapnya;

Apa pernyataan Nazaruddin itu akan ditindaklanjuti?
Kalau ada fakta-fakta yang jelas transparan, tentu akan didalami.

Apa orang-orang yang disebutkan di pengadilan itu bisa langsung dipanggil?
Tidak bisa langsung dipanggil. Sebab, perkara ini masih berjalan. Kita harus tunggu selesai dulu.

Tapi itu dikembangkan?
Ya, seperti biasanya. Kalau akurat tentu dikembangkan.

Ada juga pengusaha yang disebut, apa bisa ditindak?
Itu kan terkait dengan alat bukti. Alat buktinya kuat atau tidak, betul apa tidak, kan itu.

Apa KPK melihat ada kolerasi antara pemerintahan baru dengan pemberantasan korupsi?
Jelas sekali ada keterkaitannya. Kalau pemerintah mau mencegah korupsi, pengaruhnya luar biasa.

Apa yang dibutuhkan KPK dari pemerintahan baru nanti?

Yang harus diperhatikan, pejabat pemerintah hendaknya melakukan gebrakan untuk tidak korupsi. ***

Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

Legislator PAN Minta Menteri Imipas Tangguhkan Pengunduran Diri Dirjenpas Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 17:36

Gaji 26 Wantimpres Prabowo Tembus Rp1,9 Miliar Tiap Bulan, Belum Termasuk Fasilitas

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 19:06

Jenderal Dedi Langsung Tancap Gas Siapkan Struktur Organisasi BRAN

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:43

Suyudi Pede Gusur Puluhan Pati-Pamen Loyalis Listyo

Selasa, 06 Oktober 2026 | 05:09

Pergantian Kapolri untuk Antisipasi Putusan MK soal Gibran

Kamis, 01 Oktober 2026 | 18:19

UPDATE

Trump Tunjuk Katie Zacharia Jadi Sekretaris Pers Gedung Putih

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 10:27

Saat Outing Kantor Bergeser Jadi Strategi Korporat

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 10:09

Harga Emas Meroket di Akhir Pekan Jadi Semahal Ini

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 09:57

FORU Anjlok 11,39 Persen, Transaksi Tembus Rp253 Miliar saat IHSG Rebound

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 09:44

Komisi V DPR Wanti-wanti Tiga Kementerian Jangan Saling Lempar Tanggung Jawab Soal Ojol

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 09:30

Harga Logam Dunia Bangkit Usai Aksi Borong di Level Rendah

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 09:01

Tiga Anggota OPM Meninggal Dunia Usai Kontak Tembak di Maybrat

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 08:46

Teguh Santosa: Pepera 1969 Sejalan dengan Prinsip Self Determination

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 08:31

Kapolri Pimpin Sertijab di Mabes Polri, Komjen Asep Resmi Jadi Irwasum

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 08:17

Wall Street Tutup Pekan Kedua di Zona Hijau

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 08:05

Selengkapnya