Berita

joko widodo/net

IDL: Rekonsiliasi Nasional Tanpa Konsesi

SABTU, 23 AGUSTUS 2014 | 19:40 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Kelompok relawan pendukung Joko Widodo menyadari bahwa persatuan adalah syarat mutlak untuk mengawal pemerintahan Jokowi-JK dan pembangunan Indonesia. Mereka juga akan terus memastikan proses rekonsiliasi akan terus berlangsung untuk menyatukan kembali rakyat Indonesia yang sempat terbelah karena perbedaan pilihan dalam pilpres yang lalu.

Di sisi lain, juga harus dipastikan tidak ada tekanan dan proses tukar konsesi dalam rekonsiliasi.

Demikian disampaikan Ketua Umum Jaringan Kemandirian Nasional (Jaman), Antonius Iwan Dwi Laksono, dalam keterangan yang diterima redaksi Sabtu malam (23/8).


“Safari politik relawan Jokowi JK menjadi salah satu operasional politik untuk mewujudkan persatuan Indonesia. Dengan mengunjungi dan bertukar pikiran untuk pembangunan Republik Indonesia kepada seluruh partai politik pendukung Jokowi JK, elemen non-parpol pendukung Jokowi JK bahkan parpol dan non-parpol pendukung Prabowo-Hatta juga harus dilakukan, demi persatuan nasional,” ujarnya.

Iwan juga mengusulkan nama yang mencerminkan persatuan untuk kabinet Jokowi-JK, yaitu Kabinet PersatuanNasional atau Kabinet Trisakti.

Iwan juga mengingatkan agar tidak terjadi tekanan maupun konsensi terselubung dari elemen pendukung Jokowi-JK, kekuatan modal, pengusaha dan perusahaan yang selama ini mendukung Jkowi-JK.

Iwan yang juga kerap disapa IDL berharap pembangunan Indonesia bisa berjalan secara mandiri, kompetitif dan adil. Agar koalisi tanpa syarat bisa diterapkan secara menyeluruh agar  tercapai kedaulatan dan kemandirian nasional sesuai prinsip berdikari. [dem]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

UPDATE

Forum Lintas-Generasi Ketuk Pintu KWI Serukan Kebangkitan Moral Bangsa

Rabu, 15 April 2026 | 22:14

Gaduh Motor Listrik, Muncul Desakan Copot Kepala BGN

Rabu, 15 April 2026 | 21:53

BTN Salurkan KPR Rp530 Triliun untuk 6 Juta Rumah dalam 5 Dekade

Rabu, 15 April 2026 | 21:34

Dipimpin Ketum Peradi Profesional, Yuhelson Dikukuhkan Sebagai Guru Besar

Rabu, 15 April 2026 | 21:03

Terbongkar, Bisnis Whip Pink Ilegal Raup Omzet hingga Rp7,1 Miliar

Rabu, 15 April 2026 | 20:51

Pakar dan Praktisi Kupas Tata Kelola Intelijen di Tengah Geopolitik Global

Rabu, 15 April 2026 | 20:42

2,1 Juta Peserta BPJS PBI Kembali Aktif

Rabu, 15 April 2026 | 20:30

Revisi UU Pemilu Bukan Cuma Ambang Batas

Rabu, 15 April 2026 | 20:10

Sejarah Panjang Trem Jakarta dari Masa ke Masa

Rabu, 15 April 2026 | 20:05

Film The Legend of Aang: The Last Airbender Diduga Bocor di X Jelang Tayang Oktober 2026

Rabu, 15 April 2026 | 19:45

Selengkapnya