Berita

basarah/net

Saatnya Relawan Jokowi-JK Kembali ke Khittah Voluntarisme

SABTU, 23 AGUSTUS 2014 | 18:38 WIB | LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI

. Belakangan ini banyak pihak yang mempertanyakan eksistensi, peran dan fungsi relawan Jokowi-JK pasca Pilpres. Lebih-lebih ada kelompok relawan sendiri yang ingin terus terlibat mengawal pemerintahan Jokowi, bahkan ada yang ingin ikut serta masuk dalam kabinet.  Situasi tersebut akhirnya menimbulkan polemik di kalangan pengurus parpol pengusung Jokowi-JK.

Terkait hal ini, Wasekjen DPP PDI Perjuangan, Ahmad Basarah, menilai bahwa eksistensi kekuatan relawan Jokowi-JK paska pilpres tidak perlu dipertentangkan. Apalagi sebenarnya  dapat disinergikan dengan kekuatan parpol pengusung Jokowi-JK. Sebab secara sosial-politik, kedua kelompok tersebut punya peran dan fungsi yang berbeda. Posisi parpol  sebagai political force dan posisi kekuatan relawan sebagai moral force sesuai dengan konsep voluntarisme.

"Kedua kekuatan tersebut dapat digunakan Jokowi-JK untuk mendukung kebijakan-kebijakan pemerintahan yang akan dijalankannya," kata Basarah kepada Rakyat Merdeka Online beberapa saat lalu (Sabtu, 23/8).


Sebagai suatu energi politik, lanjut Basarah, kekuatan melawan memang tetap diperlukan oleh Jokowi-JK. Namun sesuai dengan fungsinya, kekuatan relawan tersebut berbeda fungsi dan peran dgn parpol. Relawan tentu tidak mempunyai tujuan ikut merebut kekuasaan-kekuasaan politik yang ada di bawah kendali kekuasaan Presiden Jokowi karena memang dukungan yang diberikan oleh relawan  tersebut didasarkan pada sikap sukarela atau ikhlas alias tanpa pamrih politik.

"Itulah sebabnya mengapa mereka disebut sebagai relawan atau volunteer. Oleh karennya mereka juga tidak mungkin memberikan dukungan secara politik kepada jokowi dalam lembaga parlemen karena mereka tidak punya perwakilan fraksi di parlemen sebagimana yag dimiliki oleh partai politik," jelas Basarah.

Dengan demikian, masih kata Basarah, sinergi antara kekuatan relawan dan kekuatan parpol akan terus dijaga dan dipelihara oleh Jokowi secara proporsional sesuai dengan fungsi dan perannya masing-masing tanpa harus saling memasuki wilayah yuridikasi politik masing-masing. Hal tersebut juga sesuai dengan Pidato Kemenangan Jokowi tanggal 22 Juli 2014 di Pelabuhan Sunda Kelapa bahwa setelah pilpres usai, semua kembali bekerja, mahasiswa kembali kuliah, petani pergi ke sawah.

"Artinya, Jokowi juga menginginkan agar para Relawan kembali ke khittah-nya sebagai voluntarisme atau kesukarelaan," demikian Basarah. [ysa]

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

Usai Dilantik, Jumhur Tegaskan Status Hukum Bersih dari Vonis 10 Bulan

Senin, 27 April 2026 | 21:08

UPDATE

AS dan Iran Kembali Saling Serang

Selasa, 05 Mei 2026 | 12:02

Rupiah Melemah Tajam ke Rp17.400, BI Soroti Tekanan Global

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:40

Ekonomi RI Tumbuh 5,61 Persen di Kuartal I-2026, Tertinggi Sejak Pandemi Covid-19

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:32

Harga Minyak Melonjak Meski OPEC+ Berencana Tambah Produksi

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:22

Polri Larang Anggota Live Streaming Saat Berdinas

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:18

Kenaikan HET MinyaKita Picu Harga Lewati Batas Wajar

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:09

Prabowo Minta Kampus Bantu Pemda Atasi Masalah Sampah hingga Tata Kota

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:09

Penyelidikan Korupsi Lahan Whoosh Mandek, KPK Akui Beban Perkara Menumpuk

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:08

Aktivis HAM Tak Perlu Disertifikasi

Selasa, 05 Mei 2026 | 10:40

Dubes Perempuan RI Baru Sekitar 10 Persen, Jauh dari Target 30 Persen

Selasa, 05 Mei 2026 | 10:40

Selengkapnya