Berita

Karen Agustiawan/rm

Bisnis

Karen dan Pamudji Mundur Karena Tak Tahan Jadi Bumper Pemerintah

JUMAT, 22 AGUSTUS 2014 | 22:43 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

. Karen Agustiawan mundur sebagai Dirut Pertamina dikabarkan karena tak tahan lagi mendapat tekanan dari pemerintah. Pengamat BUMN Said Didu melihat sangat mungkin alasan demikian membuat Karen mundur. Bahkan, menurut dia, alasan yang sama juga membuat Nur Pamudji mundur sebagai Dirut PLN.   

"BUMN selalu dijadikan bumper oleh pemerintah untuk menghadapi persoalan yang seharusnya pemerintah yang harus menyelesaikan, dan resikonya ditanggung oleh BUMN," kata Said Didu saat menggelar pertemuan di Jalan Sabang, Jakarta (Jumat, 22/8).

Karen dikabarkan mundur karena kerap mendapatkan tekanan dari pemerintah. Bahkan Pertamina mengalami kesulitan untuk menaikkan harga elpiji 12 kg lantaran pemerintah tidak setuju. Sementara Nur Pamudji merasa profesinya dikriminalisasi terkait kasus dugaan korupsi proyek pengadaan flame turbin pada 12 Pembangkit Listrik Gas Sektor Pembangkit Belawan tahun anggaran 2007-2009.


Said, seperti disiarkan JPNN, mengingatkan pemerintah ke depan harus tegas dalam memposisikan BUMN. Dia mencontohkan saat terjadi kelangkaan pupuk yang membuat petani menjerit dengan menyalahkan BUMN.

"Seperti kelangkaan pupuk di Kementerian Pertanian akan langsung menyalahkan Pabrik Pupuk ketika adanya kelangkaan pupuk, padahal kan dia yang membuat kuota," sesal Said yang pernah menjabat Sekretaris Kementerian BUMN.[dem]

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Profil Achmad Syahri Assidiqi: Legislator Gerindra 'Gamer' Anak Eks DPR RI

Selasa, 12 Mei 2026 | 20:12

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

PSI Ketar-ketir Lawan Jusuf Kalla

Jumat, 08 Mei 2026 | 06:47

UPDATE

Legislator Gerindra Dipanggil Majelis Kehormatan Usai Viral Main Game saat Rapat

Jumat, 15 Mei 2026 | 12:19

Emas Antam Ambruk, Satu Gram Dibanderol Rp2,81 Juta

Jumat, 15 Mei 2026 | 12:10

Di Forum BRICS, Sugiono Kenang Empat TNI Gugur dalam Misi Perdamaian Lebanon

Jumat, 15 Mei 2026 | 12:02

Pengamat: Kombinasi Sentimen Global Bikin Rupiah Tersungkur

Jumat, 15 Mei 2026 | 11:29

Jakarta Masih Ibu Kota Kabar Baik untuk Masa Depan Indonesia

Jumat, 15 Mei 2026 | 11:23

ARUKKI Surati Ketua KPK, Minta Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Diperiksa

Jumat, 15 Mei 2026 | 11:16

Jemaah Haji Lansia dan Sakit Tetap Raih Pahala Meski Beribadah di Hotel

Jumat, 15 Mei 2026 | 11:09

Resmi Masuk RI! Ini Spesifikasi dan Harga MacBook Neo, Laptop Termurah Apple

Jumat, 15 Mei 2026 | 11:03

PKB Gagas Reformasi Perlindungan Santri Lewat Temu Nasional Ponpes

Jumat, 15 Mei 2026 | 11:01

Di Balik Pelemahan Rupiah, Ada Tekanan Besar pada Ekonomi Domestik

Jumat, 15 Mei 2026 | 10:51

Selengkapnya